NGANJUK - Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk menyalurkan sejumlah bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani (poktan) setempat. Bantuan ini merupakan program dari Kementerian Pertanian dalam rangka mendukung swasembada pangan dan perluasan lahan tanam yang menjadi program strategis nasional.
Setelah sempat tertahan beberapa minggu di kantor dinas, penyaluran alat pertanian akhirnya dilakukan usai terbitnya Surat Keputusan (SK) dari Bupati Nganjuk. Bantuan yang disalurkan terdiri dari 2 unit traktor roda empat, 4 unit rice transplanter, dan 5 unit combine harvester padi ukuran besar.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Singgih Wiratno, menjelaskan bahwa bantuan ini diberikan untuk menunjang produktivitas petani, mempercepat pengolahan lahan, dan mendukung efisiensi masa tanam.
“Ini adalah bagian dari upaya kami mempercepat swasembada pangan dan meningkatkan hasil pertanian melalui mekanisasi. Mesin ini akan dimanfaatkan secara bersama oleh kelompok tani yang membutuhkan,” jelas Singgih.
Salah satu perwakilan kelompok tani penerima bantuan, Muhammad Anam, menyambut baik program ini. Ia menilai bantuan alsintan sangat membantu proses tanam hingga panen, terutama dalam menghemat waktu dan tenaga.
“Kami berterima kasih. Mesin ini akan kami gunakan semaksimal mungkin agar hasil panen meningkat. Ini bukan hanya untuk kelompok kami, tapi juga bisa digunakan kelompok lain secara bergilir,” ujarnya.
Bantuan alsintan tersebut disalurkan pada Rabu (9/7) kepada 10 kelompok tani di wilayah Kabupaten Nganjuk. Seluruh mesin bersifat mobilling, artinya dapat dipinjam pakai oleh kelompok lain di sekitarnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas di kalangan petani.
Program ini diharapkan mampu mendorong percepatan modernisasi sektor pertanian, khususnya di daerah-daerah produktif seperti Nganjuk. Syar/lim.