Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Minggu, 15 Februari 2026, 01:58 WIB
Last Updated 2026-02-14T18:58:03Z
BojonegoroProliga

Bandung bjb Tandamata Bangkit Tundukkan Medan Falcons 3-1, Asa Final Four Proliga 2026 Terbuka Lebar


BOJONEGORO - Tim voli putri Bandung bjb Tandamata sukses menjaga peluang menuju babak final four Proliga 2026 setelah meraih kemenangan penting atas Medan Falcons dengan skor 3-1 (24-26, 25-19, 25-18, 25-18).

Pertandingan yang berlangsung di GOR Utama Bojonegoro, Sabtu (14/2/2026) Sore menjadi momentum kebangkitan skuad asuhan Risco Herlambang yang mampu bangkit setelah kehilangan set pertama.

Pada set pertama, Bandung bjb Tandamata menurunkan kekuatan penuh dengan mengandalkan Calista Maya, Anastasia Guerra, hingga Giulia Angelina. Namun, Medan Falcons tampil solid dan mampu mencuri kemenangan tipis 26-24.

Memasuki set kedua, Bandung bjb Tandamata mulai menemukan ritme permainan. Serangan-serangan tajam membawa mereka menutup set dengan skor 25-19 dan menyamakan kedudukan 1-1.

Di set ketiga, duet pemain asing Guerra dan Giulia tampil dominan. Bandung bjb Tandamata unggul konsisten hingga menang 25-18.

Momentum kemenangan berlanjut di set keempat. Rotasi pemain berjalan efektif dan Bandung bjb Tandamata tampil semakin percaya diri hingga menutup laga dengan kemenangan 25-18.

Walaupun kemenangan ini belum mengubah posisi Bandung bjb Tandamata yang masih berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi empat kemenangan, peluang mereka untuk melaju ke final four tetap terbuka lebar.

Pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang, tetap optimistis timnya bisa menembus empat besar.

“Asalkan tiga laga sisa bisa kita menangkan,” ujar Risco usai pertandingan.

Tiga laga penentu yang akan dijalani Calista Maya dan kawan-kawan antara lain menghadapi, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (15 Februari 2026) di Bojonegoro, lalu Jakarta Popsivo Polwan (19 Februari 2026) di Sentul serta Jakarta Livin’ Mandiri (22 Februari 2026) di Sentul. 

Risco juga menyoroti performa pemain asing baru mereka, Giulia Angelina, yang masih dalam proses adaptasi.

“Giulia baru bergabung empat hari. Tapi setelah kalah di set pertama kami bisa berbalik unggul dan menang,” ucapnya.

Sementara itu Pelatih Medan Falcons, Marcos Sugiyama, mengakui timnya kerap kehilangan momen di poin-poin krusial.

“Di set-set penentu, anak-anak selalu kehilangan momen dan banyak dimanfaatkan lawan untuk merebut angka,” ujarnya.

Meski begitu, Marcos menilai timnya terus menunjukkan perkembangan positif dari hari ke hari.