Menu Atas

Iklan

jtvbojonegoro
Wednesday, June 24, 2020, 07:12 WIB
Last Updated 2020-06-24T09:56:18Z
TubanViewer

Wisata Religi Makam Sunan Bonang Tuban Dibuka Secara Bertahap



Seperti inilah suasana di pintu masuk wisata religi makam sunan bonang, yang ada di kelurahan kutorejo, kecamatan tuban, kabupaten tuban, selasa siang. Para pedagang disepanjang pintu masuk makam, terlihat sudah mulai membuka toko mereka. Sementara itu, sejumlah peziarah juga mulai berdatangan ke makam salah satu anggota wali songo ini. Namun, jumlahnya masih terbatas.

Meski baru akan dibuka sepenuhanya pada awal bulan agustus 2020 mendatang. Saat ini, pihak yayasan secara bertahap sudah memperbolehkan pengunjung datang untuk melakukan ziarah. Mereka yang datang, diwajibkan mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, melakukan cuci tangan sebelum masuk makam, serta tetap menjaga jarak.

Menurut ihwan hadi, pengurus yayasan sunan bonang tuban. Sebelumnya, wisata religi makam sunan bonang ditutup selama kurang lebih tiga bulan, akibat pandemi virus corona. Sebagai persiapan menyambut wisata religi new normal pada awal agustus 2020 mendatang. Pengurus yayasan telah melakukan berbagai persiapan. Mulai dari tempat cuci tangan, bilik disinfektan hingga alat tes suhu tubuh.,

Selain itu, peziarah didalam makam juga dibatasi maksimal 50 orang, waktu berziarah maksimal 25 menit, dan peziarah juga diwajibkan menjaga jaga fisik minimal 1 meter. Saat ini, pihak yayasan juga sudah memperbolehkan peziarah masuk makam. Namun, tetap dibatasi serta dengan penerapan prokotol kesehatan yang ketat.

Sementara itu, sejumlah peziarah dari luar kota juga sudah melakukan ziarah seperti biasa. Salah satunya sriyati, rombongan peziarah asal kecamatan balen, kabupaten bojonegoro. Selain berziarah ke makam sunan bonang, ia bersama rombongan juga berziarah ke makam syekh asmoroqondhi, di palang, tuban.

Sebelumnya, pemerintah kabupaten tuban menutup seluruh tempat wisata, alun-alun, terminal hingga tempat hiburan, sejak virus corona masuk tuban pada awal maret lalu. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona.