Menu Atas

Iklan

jtvbojonegoro
Tuesday, August 4, 2020, 17:49 WIB
Last Updated 2020-08-04T11:04:36Z
TubanViewer

Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB


TUBAN - Nama DPRD propinsi jawa timur, khozanah hidayati, akhir-akhir ramai diperbincangkan sebagai salah satu bakal calon bupati yang akan diusung dari PKB dalam pilkada tuban 2020. Meski demikian, DPRD propinsi jawa timur dari PKB ini, mengaku akan legowo, jika nantinya DPP PKB memilih nama lain, selain dirinya. 

Dewan pengurus cabang partai kebangkitan bangsa kabupaten tuban, sebagai pemanang pemilu 2019 di tuban, saat ini terus menggodok calon yang akan diusung pada pilkada tuban 9 desember 2020 mendatang. 

Satu dari tiga nama yang diusulkan sebelumnya, saat ini telah mengerucut menjadi dua nama. Meski demikian, dua nama ini masih dirahasiakan. Namun, beredar kabar bahwa nama DPRD propinsi jawa timur, khozanah hidayati, termasuk didalam dua nama tersebut. 

Meski demikian, DPRD propinsi jawa timur dari PKB dapil tuban-bojonegoro ini mengaku akan legowo, jika nantinya DPP PKB memilih nama lain, selain dirinya. Hal tersebut diungkapkan khozanah hidayati saat menggelar press rilis di jalan basuki tuban. 

Menurutnya, sejauh ini DPP PKB belum mengeluarkan rekom untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati pada pilkada tuban. Khozanah menilai, semua kader PKB memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP PKB. Meski legowo jika tak mendapat rekom. Khozanah tetap intens melakukan komunikasi dengan DPW dan DPP PKB.

Selain nama khozanah hidayati, ada dua nama lain yang kini tengah santer mendapatkan rekomendasi dari PKB untuk maju di pilkada tuban. Yakni fredy ardliansyah putera bupati tuban dua periode fathul huda, dan wiwid agung wibowo, kader nu yang juga ketua kadin tuban. 

Sekedar diketahui, partai kebangkitan bangsa, menjadi pemenang pemilu 2019 di tuban, dengan raihan 16 kursi di DPRD. Dengan hasil itu, maka PKB bisa mencalonkan bupati dan wakil bupati sendiri, tanpa harus berkoalisi. Karena syarat minimal untuk maju di pilkada tuban, minimal harus diusung 10 kursi.