Iklan Beranda

jtvbojonegoro
Rabu, 12 Agustus 2020, 13:22 WIB
Last Updated 2020-08-12T08:11:46Z
Pojok PituViewer

Tanaman Jagung Di Nganjuk Diserang Hama Ulat

 


NGANJUK - Sekitar 15 hektar tanaman jagung di desa jampes, kecamatan pace, kabupaten nganjuk, di serang hama ulat krapyak. Ulat menyerang bagian daun hingga daun rusak dan mengering yang mengakibatkan tanaman jagung tak berbuah dan mati.


Akibatnya, petani terancam gagal panen dan merugi hingga 40 persen dari dari hasil panen. Jika pada kondisi normal, dalam satu hektar tanaman jagung, petani bisa menghasilkan panen hingga 30 juta rupiah. Namun, akibat hama ini, diprediski hanya memanen hasil sekitar 20 juta rupiah saja.


Untuk mengantisipasi kerugian yang lebih besar. Petani melakukan penyemprotan, pada daun dan batang jagung, guna membunuh hama tersebut, serta dilakukan pengambilan ulat secara manual.


Dalam 1 minggu petani harus mengeluarkan biaya tambahan untuk penyemprotan sekitar 600 ribu rupiah per hektar lahan sawah.


Petani berharap ada sosialisasi atau pelatihan dari dinas pertanian nganjuk sebagai solusi pemberantasan hama ulat. Serta adanya bantuan penyemprotan atau obat obatan.