Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Jumat, 27 Oktober 2023, 16:01 WIB
Last Updated 2023-10-27T09:01:21Z
Lamongan

Harga Cabai di Lamongan Tembus Rp70.000 Per Kilogram


LAMONGAN - Sejak dua pekan terakhir, harga cabai di sejumlah Pasar Tradisional di Kabupaten Lamongan terus mengalami kenaikan. Kondisi tersebut salah satunya seperti terpantau di Pasar Sidoharjo, Kabupaten Lamongan, Jumat (27/10/2023) pagi.

Kenaikan tertinggi berlaku pada cabai rawit merah yang mengalami kenaikan lebih dari 100 persen dari harga sebelumnya. Jika sebelumnya dijual 30 ribu rupiah per kilogram, sejak dua pekan terakhir terus mengalami kenaikan hingga menembus harga 70 ribu rupiah per kilogramnya.

Sementara cabai merah kriting juga ikut naik. Dari sebelumnya 25 ribu rupiah per kilogram, kini naik menjadi 30 ribu rupiah per kilogram. Para pedagang menduga, kenaikan ini dipicu kemarau panjang.

“Cabai rawit merah saat ini 70 ribu mas. Naiknya dua minggu ini. Sebelumnya hanya 30 ribu, terus naik 35, 45, 55, terus sampai 70 ribu per kilo,” jelas Zulaikha, salah satu pedagang cabai kepada JTV.

Kondisi tersebut membuat para petani gagal panen. Kenaikan harga cabai ini, juga berdampak terhadap penjualan. Hal ini membuat para pedagang tidak berani membeli stok cabai terlalu banyak.

“Ini nyetok sedikit mas, karena cuaca panas begini, nanti takut kering. Selain itu pembeli juga sepi,” imbuh Zulaikha.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Sidoharjo Lamongan, Riyanto mengungkapkan, kenaikan harga diawali dari komoditas beras. Selanjutnya dalam dua pekan ini, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas cabai dan sejumlah bumbu dapur lain. Kondisi ini membuat aktifitas penjualan di pasar setempat sepi pembeli.

“Kondisi pasar sudah nggak seperti biasanya, karena harga semua naik. Saat ini jam 9 pagi saja sudah sepi. Padahal biasanya ramai,” kata Riyanto.

Belum diketahui pasti penyebab kenaikan harga ini, namun diperkirakan kenaikan harga masih akan terjadi. (fli/rok)