Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Sabtu, 28 Oktober 2023, 16:47 WIB
Last Updated 2023-10-28T09:47:00Z
Tuban

Pemkab Tuban Optimis Angka Penurunan Stunting Sesuai Target


TUBAN - Sejumlah program percepatan penanganan stunting dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban. Salah satunya seperti yang dilakukan di Kelurahan Sukolilo, Kecamatan Tuban Kota, Kabupaten Tuban, Sabtu (28/10/2023).

Disini, kader tim pendamping keluarga, bersama bidan dan pihak kelurahan setempat memberikan sosialisasi tentang penting pemberian makanan bergizi kepada balita agar tidak stunting. Dalam kesempatan ini, balita dan anak-anak ditimbang berat badannya, diukur tinggi badannya, serta dilakukan observasi sesuai umurnya.

Jika ditemukan kekurangan gizi, petugas akan melakukan pendampingan khusus untuk memastikan agar balita dan anak tersebut tidak mengalami stunting. Selain itu, mereka juga mendapatkan vitamin A, asupan makanan pendamping ASI, hingga bantuan makanan bergizi untuk anak dan balita.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Mereka terlihat antusias, mengikuti program percepatan penanganan stunting yang dicanangkan oleh Pemkab Tuban ini.

“Ini dapat bingkisan isinya telur, susu, kerupuk ikan, mie, biskuat. Ini nanti untuk anaknya biar tambah sehat dan tambah berat badannya. Anak saya kurus karena makannya sulit,” ungkap Yani, salah satu ibu balita kekurangan gizi.

Sementara itu, mengacu hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Kabupaten Tuban pada tahun 2022 sebesar 24,9 persen. Angka tersebut di atas prevalensi Jawa Timur sebesar 19,2 persen maupun Nasional sebesar 21,6 persen.

Untuk itu, Pemkab Tuban menggelontor anggaran percepatan penanganan stunting sebesar 51,1 miliar rupiah pada tahun 2022 kemarin. Dan kemudian dinaikkan lagi pada tahun 2023 menjadi 72,99 miliar rupiah.
 
Dengan program-program yang menyentuh langsung database, Pemkab Tuban optimis, target prevalensi stunting 14 persen yang dicanangkan pemerintah pusat, bisa tercapai pada tahun 2024 mendatang.

“Insya Allah target tahun ini dan tahun depan bisa terpenuhi. Karena program kita menyentuh database langsung,” tegas Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky. (dzi/rok)