Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Kamis, 18 Juni 2026, 11:27 WIB
Last Updated 2026-06-18T08:28:00Z
Bojonegoro

Wakil Ketua DPRD Jatim, Sri Wahyuni Apresiasi Wastra Batik Festival Bojonegoro 2026


BOJONEGORO - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, mengapresiasi penyelenggaraan Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 yang digelar di Alun-Alun Bojonegoro, Rabu (17/6/2026) malam.

Menurutnya, festival tersebut menjadi sarana strategis untuk melestarikan budaya sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif.
Sri Wahyuni mengatakan batik merupakan warisan budaya yang tidak hanya memiliki nilai seni dan filosofi, tetapi juga berpotensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kegiatan yang mendukung promosi dan pengembangan batik perlu terus didorong.

Festival seperti ini menjadi wadah yang sangat baik untuk memperkenalkan batik khas Bojonegoro kepada masyarakat luas. Selain menjaga budaya, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi para perajin dan pelaku UMKM,” ujarnya usai menghadiri pembukaan festival.

Menurutnya, batik Bojonegoro memiliki karakteristik yang kuat dan mencerminkan identitas daerah. Keunikan motif yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya lokal menjadi nilai tambah yang mampu menarik minat masyarakat maupun pasar yang lebih luas.

Politikus Partai Demokrat tersebut juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang secara konsisten memberikan ruang bagi para perajin untuk menampilkan karya-karya terbaik mereka. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan industri batik sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

Sri Wahyuni menekankan pentingnya regenerasi perajin batik dengan melibatkan generasi muda dalam pengembangan industri kreatif berbasis budaya. Menurutnya, inovasi dan kreativitas menjadi kunci agar batik tetap diminati di tengah perkembangan zaman.

“Pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi. Ketika batik semakin dikenal dan memiliki nilai jual tinggi, maka manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para perajin,” katanya.

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 mengusung tema “Wastrane Bojonegoro Membumi lan Ngamboro ing Bawono.” Festival yang berlangsung hingga 20 Juni 2026 tersebut menghadirkan berbagai kegiatan, mulai pameran batik, fashion show, workshop, hingga promosi produk ekonomi kreatif yang melibatkan perajin dan UMKM dari berbagai wilayah.

Melalui festival ini, batik Bojonegoro diharapkan semakin dikenal sebagai identitas budaya daerah sekaligus produk unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional dan global.(dan/*)