Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Jumat, 17 Juli 2026, 18:25 WIB
Last Updated 2026-07-17T11:25:31Z
Tuban

Sepakat Damai! Dewa Kongco Satukan Tokoh Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, HUT Ke-1866 Hanya Satu Panitia


TUBAN – Suasana sejuk dan penuh haru menyelimuti Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban pada Kamis (16/7/2026). Perbedaan pendapat yang sempat terjadi selama ini akhirnya melebur dalam kedamaian. Pertemuan bersejarah ini dinilai sebagai "mukjizat" dari Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen yang sakral, membawa ketenangan tidak hanya bagi Kabupaten Tuban, tetapi juga bagi umat Tri Dharma secara nasional.

Dalam rapat rekonsiliasi tersebut, para tokoh dari TITD Kwan Sing Bio dan TITD Tjoe Ling Kiong sepakat untuk bersatu padu dan bergandengan tangan sebagai satu keluarga besar.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Ketua Komda PTITD Jatim Gunawan Putra Wirawan, serta hadir pula tokoh-tokoh kunci seperti Alim Sugiantoro, Tio Engbo, Go Chongping, Tan Aikok, Reni, Teguh, serta sekitar 60 orang umat yang menjadi saksi lahirnya lembaran baru yang damai.

Salah satu keputusan paling krusial dalam rapat ini adalah kesepakatan bulat mengenai pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewa Kongco Kwan Sing Tee Koen. Diputuskan bahwa tidak ada lagi perbedaan pendapat dan kepanitiaan ganda. HUT kali ini sepenuhnya diserahkan kepada pihak pengelola sebagai panitia tunggal.

Tokoh senior TITD Kwan Sing Bio, Alim Sugiantoro, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas bersatunya kembali seluruh elemen umat.

"Kami berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui perantara Kongco Kwan Kong Tuban yang telah mempersatukan kita semua dengan damai malam ini. Semua tokoh sepakat kebersamaan ini menjadi satu padu untuk selamanya, menjaga kerukunan umat agar tidak ada lagi konflik atau perselisihan di masa depan," ujar Alim Sugiantoro.

Alim juga mengimbau agar umat di Tuban merawat klenteng ini dengan sebaik-baiknya. Beliau menegaskan agar seluruh umat Tri Dharma di Indonesia tidak perlu ragu untuk datang ke Tuban pada puncak perayaan nanti.

"Peliharalah klenteng Tuban ini oleh umat Tuban sendiri dengan sebaik-baiknya, karena umat dari luar kota bahkan luar negeri sangat mengagumi kesakralan dan keunikan kepercayaan di TITD Kwan Sing Bio Tuban. 

HUT hanya ada satu panitia. Jadi, untuk seluruh umat TITD se-Indonesia, jangan ragu lagi untuk hadir merayakan HUT Kongco Tuban pada tanggal 5 dan 6 Agustus nanti," tegas Alim.

Senada dengan Alim, tokoh-tokoh lain yang hadir juga menyambut hangat bersatunya kepengurusan dan umat.

Tio Engbo menyatakan bahwa momen ini adalah titik balik penting bagi keharmonisan internal umat Buddha, Dao, dan Konghucu di Tuban.

"Malam ini kita membuktikan bahwa persaudaraan di atas segalanya. Penyatuan ini adalah berkah luar biasa. Mulai hari ini, kita melangkah bersama demi ketenangan dan kemajuan klenteng kita tercinta," ungkap Tio Engbo.

Sementara itu, Go Chongping mengaku sudah berdamai dan bersedia melaksanakan kegiatan keagamaan bersama.

"Kami sudah berdamai demi kebaikan umat dan kepentingan bersama," kata Go Chongping.

Terkait dengan rencana kirab budaya yang dinanti-nantikan masyarakat luas, pihak pengelola menjelaskan bahwa pelaksanaannya akan disesuaikan dengan aturan adat dan kepercayaan yang berlaku.

Apabila tidak ada halangan, direstui oleh Yang Mulia Kongco Kwan Kong, serta mendapatkan izin resmi dari pihak Kepolisian, kirab budaya yang megah dan sakral akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya demi menghibur serta membawa berkah bagi masyarakat Tuban dan sekitarnya.

Pertemuan malam ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga perdamaian dan kebersatuan umat TITD Kwan Sing Bio Tuban untuk selama-lamanya.(dzi)