Menu Atas

Iklan

jtvbojonegoro
Friday, August 7, 2020, 16:43 WIB
Last Updated 2020-08-07T09:43:55Z
Kabar ApikViewer

Phonska Oca Untuk Pertanian Berkelanjutan


KABAR APIK - Petrokimia gresik perusahaan solusi agroindustri, anggota holding pupuk indonesia, bekerjasama dengan dinas pertanian kabupaten bojonegoro, menggelar penyemprotan massal pupuk npk dan organik cair phonska oca, pada lahan budidaya padi di desa semambung, kecamatan kanor, kabupaten bpjpnegoro.


Hadir dalam acara tersebut kepala dinas pertanian bojonegoro ibu helmi elisabeth, kepala kantor kecamatan kanor, danramil, kapolsek serta gapoktan se-kecamatan kanor.


Dalam kegiatan ini endi susilo, sebagai perwakilan dari petrokimia gresik menyampaikan pesan, dari direktur utama petrokimia gresik  rahmad pribadi, yang menyatakan bahwa hal tersebut merupakan upaya perusahaan untuk memperkuat sektor produksi pertanian dalam negeri ditengah wabah covid-19, dimana intensifikasi pertanian menjadi salah satu strategi untuk menggenjot produktifitas tanaman pangan, ditengah ancaman krisis pangan.


Dan kegiatan ini dilakukan secara beruntun di enam kabuapten di jawa timur dan jawa tengah serta tidak menutup kemungkinan diadakan sosialisasi dan edukasi seerupa di berbagai daerah laiinya.


Dalam sambutannya kepala dinas pertanian kabupaten bojonegoro helmi elisabeth, juga  memberi apllaus kepada petrokimia gresik dengan peluncuran organik cair phonska oca tersebut, dengan harapan pupuk tersebut akan meningkatkan produktifitas tanaman pangan dikabupaten bojonegoro. Ditengah pandemi covid-19 tersebut para petani sangat berjasa besar dalam mempertahankan ketahanan pangan.


Adapun kabupaten yang menjadi lokasi pelaksanaan adalah banyuwangi,lumajang,bondowoso,bojonegoro,sragen dan banjarnegara.


Pupuk phonska oca ini merupakan upaya ptrokimia gresik untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan melalui peningkatan produktifitas tanaman sekaligus perbaikan konndisi tanah.


Hal tersebut sangat penting dikarenakan tahun 2018 70 persen dari 8 juta hektare lahan sawah indonesia kurang sehat menurut balai besar sumberdaya lahan pertanian(BBSDLP).