Menu Atas

Iklan

jtvbojonegoro
Friday, August 7, 2020, 15:41 WIB
Last Updated 2020-08-07T09:01:39Z
TubanViewer

Satlastas Polres Tuban, Gelar Operasi Di Pasar Tradisonal

 


TUBAN - Satlantas polres tuban, menggelar operasi dengan sasaran pasar tradisonal. Namun, operasi yang dilaksanakan satlantas ini berbeda dengan operasi kendaraan pada umumnya. Jika biasanya petugas memeriksa kelengkapan kendaraan dan pengendara. Kini petugas justru memberhentikan penguna jalan yang tidak bermasker dan memberikan masker secara gratis. 


Petugas satuan lalu lintas polres tuban, bersama anggota tni serta perangkat desa leran wetan, kecamatan palang, kabupaten tuban, blusukan di pasar tradisonal desa setempat. Kegiatan ini bukan untuk mengejar para pelanggar lalu lintas yang sembunyi di pasar, melainkan melakukan sosialisasi serta bagi-bagi masker, untuk para pengendara dan juga warga masyarakat yang ada di pasar tradisional itu.

 

Sejumlah anggota dari sat lantas dibantu tni dan aparat pemerintah desa,  termasuk para polwan, membawa sejumlah tulisan tentang himbuan wajib pakai masker, dengan berkeliling di sekitar pasar tradisional. Selain itu, petugas menghimbau kepada para pedagang pasar serta para pengguna jalan yang melintas, di kawasan tersebut untuk selalu menggunakan masker dalam beraktivitas di luar rumah.


Sementara itu, dalam kegiatan kali ini petugas membawa ratusan masker yang dibagikan secara gratis kepada pedagang, pengujung dan juga pengguna jalan di kawasan setempat, yang kedapatan tidak bermasker. 


Kasat lantas polres tuban, AKP argo budi sarwono, mengatakan, kegiatan preventif ini sengaja dilakukan, untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona. Sedangkan operasi yang sasaran pasar kali ini, dimana pasar leran wetan ini, adalah salah satu klaster terkonfirmasi positif covid-19, sehingga dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat dapat sadar dan disiplin memakai masker.


Kegiatan ini, akan terus dilakukan sebagai upaya untuk membantu pemerintah dalam menangani wabah virus corona ini. Selain itu, untuk kegiatan penindakan bagi pelanggar lalu lintas tetap akan dilakukan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku, meski tidak seperti sebelum ada virus corona. Supaya warga masyarakat selain patuh terhadap aturan lalu lintas, juga harus patuh pada aturan protokol kesehatan.