Menu Atas

Iklan

jtvbojonegoro
Wednesday, August 19, 2020, 16:37 WIB
Last Updated 2020-08-19T09:51:52Z
BojonegoroViewer

Simulasi Hajatan Menyambut New Normal


BOJONEGORO - Guna mencegah klaster dalam pesta pernikahan, di kabupaten bojonegoro. Para penyedia jasa pernikahan atau hajatan  melakukan simulasi tentang tata-cara hajatan pernikahan di tengah pandemi covid-19. Kedua mempelai, keluarga dan juga tamu undangan harus menerapkan protokol kesehatan. Jika tidak, maka acara hajatan akan dibubarkan oleh pihak yang berwajib.

Beginilah acara simulasi pernikahan di salah satu hotel berbintang di kabupaten bojonegoro. Petugas atau panitia hajatan mengenakan masker, face shield dan juga membawa hand sanitizer. Setiap tamu undangan, langsung diperiksa suhu tubuh nya menggunakan thermo gun, diberi hand sanitizer sebelum masuk kedalam acara pernikahan.

Kedua mempelai juga mengenakan masker dan face shield, orang tua kedua mempelai juga memakai masker. Bahkan acara juga menerapkan protokol kesehatan. Seperti penataan kursi yang diberi jarak, makanan untuk konsumsi tamu undangan juga dikemas dalam kotak, agar tidak menimbulkan kerumunan.

Sementara itu, bupati bojonegoro, anna muawanah melalui sambutan virtual juga mendukung acara tersebut. Dan mengjimbau tamu undangan yang hadir nantinya  juga dibatasi 50 persen dari kapasitas gedung.

Pihak panitia harus menjalankan prosedur standar kesehatan. Seperti kewajiban pemakaian masker, face shield, jaga jarak antar tamu, sop tata ruang, sop hidangan. Bahkan panitia harus mengikuti rapid tes terlebih dahulu, untuk memastikan bebas covid. Namun jika panitia tidak menerapkan protokol kesehatan, maka pihaknya akan membubarkan acara hajatan tersebut.

Menurut, m. Suhaji, selaku kepala kemenag kabupaten bojonegoro. Warga yang akan menggelar pesta hajatan, selalu menerapkan protokol kesehatan, guna mencegah dan memutus penyebaran wabah covid 19. Mengingat saat ini kabupaten dibojonegoro trendnya masih naik turun jumlah pasien yang positif, per 18 agustus masih ada penambahan 2 orang dikota bojonegoro, dan 1 orang meninggal dunia, sedangkan yang dirawat ada 48 orang , 218 orang sembuh dan 31 orang meninggal dunia.