BRAVO

BRAVO

Iklan Gambar

Iklan Gambar
jtvbojonegoro
Saturday, September 19, 2020, 14:18 WIB
Last Updated 2020-09-19T09:14:20Z
TubanViewer

Terjaring Razia Prokes, Pengunjung Warung Marah-Marah


TUBAN - Petugas gabungan penegak protokol kesehatan di kabupaten tuban, terus melakukan penegakan penerapan disiplin dan penegakan protokol kesehatan, untuk mencegah penyebaran covid-19. Dalam razia ini, dua orang pengunjung warung marah-marah kepada petugas, saat hendak menertibkan keduanya, karena tak memakai masker serta melanggar aturan jam malam.

Untuk mencegah penyebaran virus covid-19, petugas gabungan tni-polri dan Satpol PP, terus melakukan razia. Jumat malam, petugas gabungan menyasar warung-warung kopi dan cafe di wilayah kecamatan plumpang, kabupaten tuban.
 
Razia kali ini, petugas sempat terlibat adu mulut dengan pengunjung warung, yang di duga mabuk miras, bersama seorang perempuan di warung tersebut. Pengunjung warung tersebut marah, saat dirinya akan di data untuk diberikan sanksi, lantaran melanggar protokol kesehatan dan melanggar aturan jam malam. Meski demikian, keduanya akhirnya menuruti kemauan petugas.
 
Ditempat lain, petugas juga mendapati sekelompok pemuda, berada di dalam warung bermain wifi gratis tanpa menerapkan protokol kesehatan. Untuk mengelabuhi razia petugas, lampu warung ini sengaja dimatikan dan bagian depan warung ditutup banner. Karena tidak membawa identitas, petugas mengamankan dua pemuda ini, untuk dilakukan pembinaan di kantor kecamatan, serta mengamankan sejumlah barang bukti berupa kartu identitas dan handphone.
 
Razia gabungan ini bertujuan untuk mendisplinkan warga agar patuh terhadap protokol kesehatan dan aturan jam malam yang diterapkan pemkab tuban. Pasalnya, hingga kini angka penyebaran virus corona di tuban masih tinggi dan tiap harinya terus terjadi penambahan kasus baru.

Sementara itu, hingga sabtu siang, peta sebaran covid-19 di kabupaten tuban tercatat warga yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 475 orang, 340 orang dinyatakan sembuh, 58 orang meninggal dunia, dan 77 orang lainnya masih di rawat di rumah sakit.