BRAVO

BRAVO

Iklan Gambar

Iklan Gambar
jtvbojonegoro
Thursday, October 1, 2020, 16:11 WIB
Last Updated 2020-10-01T09:18:21Z
Covid-19Kabar ApikViewer

Peringati Milad Ke 55, KOKAM Pemuda Muhammadiyah Di Tuban Bagikan Ribuan Masker


KABAR APIK - Tanggal 1 oktober 2020 ini, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah atau KOKAM Pemuda Muhammadiyah, memasuki usia yang ke 55 tahun. Untuk memperingati milad yang 55 tersebut, kamis pagi, KOKAM Pemuda Muhammadiyah kabupaten tuban, menggelar aksi sosial membagi-bagikan sedikitnya lima ribu masker gratis untuk warga.

Gerakan sosial ini, dilakukan secara serentak oleh KOKAM Pemuda Muhammadiyah, pimpinan daerah pemuda muhammadiyah tuban, diikuti 17 pimpinan cabang pemuda muhammadiyah se-kabupaten tuban. Bagi-bagi masker tersebut salah satunya dilakukan di perempatan jalan pemuda, tuban kota.

Begitu rambu lampu merah menyala. KOKAM pemuda muhammadiyah tuban langsung membagi-bagikan masker gratis kepada pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat yang berhenti di perempatan setempat. Selain membagikan masker, juga dilakukan sosialisasi kepada pengguna jalan, agar tetap menjaga protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat, untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona.

Wakil ketua KOKAM dan sar pimpinan daerah pemuda muhammadiyah kabupaten tuban, ismail hasan, mengatakan. Acara ini digelar sesuai dengan tema milad KOKAM pemuda muhammadiyah ke 55, KOKAM tangguh dalam kemanusiaan dan berkemajuan untuk alam semesta.

Dalam aksi sosiali ini, KOKAM pemuda muhammadiyah tuban membagikan sedikitnya 5 ribu masker gratis bersama 17 cabang pemuda muhammadiyah se-kabupaten tuban. Selain bagi masker, KOKAM bekerjasama dengan lazizmu juga melakukan bagi sembako untuk warga kurang mampu serta bedah rumah tak layak huni.

Selain diberikan kepada pengguna jalan, bagi-bagi masker ini juga menyasar tukang becak, satpam, hingga pedagang kaki lima.

Aksi ini diharapkan bisa membantu dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan, serta membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran dan penularan virus corona.