Iklan

jtvbojonegoro
Friday, February 19, 2021, 15:20 WIB
Last Updated 2021-02-19T08:32:16Z
TubanViewer

Warga Milyader Tuban Masih Bercocok Tanam Seperti Biasa


TUBAN - Meski dijuluki sebagai kampung miliarder, suasana kental khas pedesaan belum hilang dari desa sumurgeng, kecamatan jenu, kabupaten tuban ini. Ratusan warga yang setempat menyandang status miliarder baru, tak lantas menghilangkan profesi warga bercocok tanam dan mengurus ternak.

Wantono, misalnya. Meski di depan rumahnya terparkir mobil mewah dan dirinya mendapatkan ganti rugi lahan dari pertamina senilai 24 miliar rupiah. Namun setiap hari dirinya tetap beraktifitas sebagai petani. Dengan mengendarai sepeda motor butut, milyader ini berangkat penuh semangat, pergi menuju ladang.

Menurut wantono, meski empat hektar lahan miliknya telah dibebaskan untuk proyek pembangunan kilang minyak pertamina, dirinya masih memiliki sisa lahan seluas tiga hektar. Sebagian lahan digunakan menanam padi, jagung, cabai, serta kandang ternak sapi. Dalam pekerjaannya, petani milyader ini dibantu sejumlah buruh tani.

Uang hasil dari pembebasan lahan, kini juga sudah diberikan lahan baru. Bahkan, ia berencana membeli lahan pertanian baru di sejumlah tempat lain. Setelah dibelikan lahan seluas lahan yang dijual ke pertamina sebelumnya, sisanya akan digunakan untuk renovasi rumah, deposito, modal usaha serta membeli mobil.

Senada dengan wantono, diyah petani desa setempat juga mengungkapkan hal yang sama. Bertani sudah menjadi bagian hidup warga sekitar. Mereka tetap akan mempertahankan profesi turun temurun ini meski memiliki harta milyaran. Sebagian besar uang pembayaran dari pertamina digunakan warga untuk membeli lahan baru di luar desa.

Diberitakan sebelumnya, desa sumurgeneng, kecamatan jenu, kabupaten tuban, mendadak menjadi kampung miliarder baru. Ratusan warga yang awalnya petani tulen mendadak kaya raya setelah menerima pembayaran lahan untuk proyek kilang minyak pertamina. Aksi sejumlah warga memborong mobil mewah sempat viral dan menghebohkan warganet.