Iklan

Sketsa Bengawan
Wednesday, October 6, 2021, 16:43 WIB
Last Updated 2021-10-06T10:11:20Z
TubanViewerViral

Nama Anak Panjangnya 19 Kata, Bapak Susah Urus Akta Hingga Surati Presiden



TUBAN - Jagad dunia maya, dua hari terakhir dihebohkan dengan nama seorang anak asal desa ngujuran, kecamatan bancar, kabupaten tuban, yang memiliki panjang 19 kata atau terdiri dari 120 huruf. Anak laki-laki yang kini berusia dua tahun setengah ini, biasa dipanggil cordo.
 
Putra kedua pasangan arif akbar dan suci nur aisyiyah memiliki nama panjang yaitu rangga madhipa sutra jiwa cordosega akre askhala mughal ilkhanat akbar sahara pi-thariq ziyad syaifudin quthuz khoshala sura talenta.
 
Pemberian nama anak yang lahir 6 januari 2019 ini bukan sekedar iseng belaka. Pilihan nama unik tersebut diadopsi dari nama tokoh serta kota teladan yang menjadi mercusuar ilmu sejarah perkembangan islam. Misalnya cordosega, diambil dari kepanjangan cordova, sevilla, dan granada.
 
Dalam rangkaian nama panjang ini juga terdapat nama tokoh islam timur tengah, yaitu shalahudin al ayubi. Harapannya cordotumbuh menjadi anak sholeh, berbakti pada kedua orangtua, bermanfaat bagi agama, serta berguna bagi nusa dan bangsa.
 
Pengesahan nama panjang itu sudah diajukan melalui kepengurusan akta kelahiran ke dinas kependudukan dan catatan sipil kabupaten tuban. Namun, hingga kini prosesnya belum tuntas karena masih terkendala administrasi selama bertahun-tahun. Terkait hal ini, orangtua anak 19 kata sampai menyurati presiden jokowi.
 
Nama ini, diberikan langsung oleh paman cordo yang sekaligus sesepuh adat di tuban. Pasalnya, saat cordo lahir, indonesia sedang dilanda badai hoak, yang hampir mengadu domba masyarakat. Dengan nama panjang ini diharapkan, cordo bisa bernalar panjang, berfikir jernih, sepanjang nama yang diberikan kepadanya.
 
Sementara itu, panjang nama ini tidak bisa diakomodir oleh sistem informasi administrasi kependudukan atau siak, yang menjadi aplikasi pencatatan data kependudukan di indonesia. Dalam sistem ini, maksimal nama yang bisa dicatat adalah 55 huruf termasuk spasi.
 
Meski demikian, pihak disdukcapil tuban juga bersurat kepada dirjen kependudukan kementerian dalam negeri seminggu lalu, agar memberikan solusi serta jawaban terkait kasus ini.