Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Selasa, 19 Desember 2023, 15:57 WIB
Last Updated 2023-12-20T06:36:54Z
TubanViewerViral

Emak-emak di Tuban Menangis Jengkel, Anaknya Terjaring Razia Knalpot Brong


TUBAN - Polres Tuban mengamankan sedikitnya 165 sepeda motor berknalpot brong dalam razia rutin yang digelar Polres setempat dalam satu bulan terakhir. Razia ini digelar lantaran suara bising yang ditimbulkan dikeluhkan masyarakat.

Untuk mengambil sepeda motor, pemilik harus bersama orang tua untuk mengganti knalpot brong menjadi standart. Salah satunya seperti yang dilakukan Muhamad Trimulyono, warga Desa Penambangan, Kecamatan Semanding, Tuban.

Remaja 18 tahun ini datang ke Polres Tuban didampingi ibunya Sriyatni. Saat anaknya mencopot knalpot brong motornya, Sriyatni tak kuasa menahan tangis dan jengkel. Wanita paruh baya ini langsung memberondong anaknya dengan omelan dan nasehat, sambil sesekali menyeka air matanya.

“Saya kira kamu bukan anak nakal, malam kerja, pagi tidur. Mungkin saya kurang kontrol, sehingga kamu di luar jadi ikut urak-urakan punya grup,” lirihnya sambil menasehati anaknya.

Penyesalan pun ditunjukan Muhammad Trimulyono. Sepeda motor kredit yang dibelinya baru tujuh bulan ini dirubah kembali sesuai spek. Anak ketiga dari empat bersaudara ini pun juga meminta maaf dengan mencium tangan sang ibu.

“Maaf bu, saya nggak akan mengulangi lagi,” sahut Trimulyono.

“Ya nak, kamu tak maafkan. Tapi benaran jangan ulangi lagi,” timpal sang Ibu.

Sriyatni berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bagi anaknya. Selanjutnya, ia akan meningkatkan pengawasan dan lebih memperhatikan pergaulan anaknya, agar tidak salah memilih teman.

Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Suryono mengatakan, razia rutin knalpot brong tersebut digelar setiap akhir pekan selama satu bulan terakhir. Kegiatan ini dilakukan untuk menjawab keresahan dan keluhan masyarakat terhadap suara bising yang ditimbulkan.

“Sebagai efek jera, knalpot brong kami musnahkan dengan cara dipotong menjadi beberapa bagian. Kegiatan ini menjawab aduan dan keresahan masyarakat terhadap suara bising yang ditimbulkan knalpot brong,” tegas Kapolres Tuban. (dzi/rok)

Ikuti berita terkini JTV Bojonegoro di Google News