Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Senin, 11 Maret 2024, 16:23 WIB
Last Updated 2024-03-11T09:23:32Z
TubanViewerViral

Puluhan Rumah Warga di Tuban Terdampak Banjir Luapan Sungai Bengawan Solo


TUBAN - Luapan air Sungai Bengawan Solo membanjiri puluhan rumah di 3 desa yang ada di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Senin (11/03/2024) pagi. Diantaranya Desa Kebomlati, Klotok, hingga Kedungsoko.

Banjir tersebut terjadi setelah kawasan di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo dilanda hujan deras dalam dua hari terakhir. Kondisi ini membuat debit air sungai meningkat drastis.

Kapolsek Plumpang, Iptu Nuril Huda saat meninjau lokasi banjir mengatakan, banjir luapan Sungai Bengawan Solo tersebut merendam puluhan rumah warga. Masing-masing 7 rumah warga di Desa Kebomlati, satu rumah warga di Desa Klotok, serta belasan rumah warga di dusun mojo, Desa Kedungsoko, Kecamatan Plumpang, Tuban.

“Ketinggian banjir hingga 50 centimeter. Banjir ini karena luapan Sungai Bengawan Solo,” jelasnya kepada JTV.

Meski dilanda banjir, warga setempat memilih tetap bertahan di rumah masing-masing untuk menjaga barang-barang berharga milik mereka. Tak hanya rumah-rumah, banjir juga merendam akses jalan antar desa serta areal pertanian milik warga.

“Ini banjir yang merendam rumah, sawah dan jalan desa. Banjirnya datang mulai hari sabtu dan terus naik sampai sekarang,” ujar Joyo Sumadi, warga setempat.

Sementara itu, sejumlah warga yang geram lantaran merasa tak kunjung mendapatkan perhatian dari pemerintah desa setempat, membuat sebuah boneka bertuliskan rasa kekecewaan yang dipasang di tepi jalan desa.

“Dengan protes ini kami berharap pihak desa serta pemerintah kabupaten setempat segera memberikan solusi atas banjir yang terjadi hampir setiap tahun ini,” tegas Yusuf, warga setempat.

Sementara itu, hingga kini, volume air yang menggenang belum kunjung surut. Bahkan diperkirakan volume air akan kembali meningkat jika terjadi hujan deras susulan. (dzi/rok)