NGANJUK - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalur alternatif Surabaya–Madiun, tepatnya di kawasan Terminal Truk Guyangan, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Sabtu pagi (24/01/2026).
Sebuah truk tronton bermuatan pupuk kandang dengan nomor polisi B 9666 TN terguling setelah salah satu rodanya terperosok ke jalan yang rusak parah. Kedalaman kerusakan jalan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 45 sentimeter.
Truk tersebut dikemudikan oleh Sugeng (57), warga Banyumas, Jawa Tengah. Akibat kecelakaan itu, muatan pupuk kandang tumpah ke badan jalan, sementara posisi truk yang terguling menghalangi arus lalu lintas dan sempat menyebabkan kemacetan.
Sugeng mengaku tidak mengetahui secara pasti kondisi jalan yang dilaluinya, terlebih kerusakan jalan tersebut dinilai cukup parah dan membahayakan.
“Saya tidak tahu kalau jalannya rusak separah ini. Tiba-tiba roda masuk ke lubang dan truk langsung terguling,” ungkap Sugeng kepada reporter JTV.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, Sugeng mengaku kecewa terhadap pemerintah karena kondisi jalan yang rusak belum juga mendapat penanganan, padahal jalur tersebut kerap dilalui kendaraan berat.
“Kami ini bayar pajak, tapi jalannya rusak terus. Harapannya pemerintah bisa segera memperbaiki supaya tidak membahayakan pengguna jalan lain,” pungkasnya.
Hingga proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat tersendat. Pengguna jalan diimbau lebih berhati-hati saat melintas di jalur alternatif tersebut, terutama kendaraan bertonase besar. (syar/im)
