BOJONEGORO - Acara yang dimulai pada pukul 19.00 WIB ini tidak hanya menampilkan Wayang Thengul, tetapi juga dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni daerah, seperti Tari Api Kayangan, Jaranan, serta Tari Thengul. Beragam penampilan tersebut sukses menarik antusiasme warga dari berbagai desa di Kecamatan Kanor dan sekitarnya. Pada Rabu malam (31/12/2025).
Salah satu penonton, Slamet (73), warga asli Desa Temu, Kecamatan Kanor, mengaku senang dapat menyaksikan pertunjukan Wayang Thengul pada malam pergantian tahun.
“Saya datang ke sini karena mendengar kalau di halaman kecamatan ada acara Wayang Thengul. Suasananya malam ini sangat menyenangkan, semua orang terlihat senang dengan adanya Wayang Thengul di sini,” ujar Slamet.
Terlihat jumlah penonton terus bertambah. Warga memadati halaman Kantor Kecamatan Kanor hingga meluber ke jalanan di depan kantor kecamatan. Arus lalu lintas sempat melambat karena banyaknya masyarakat yang berhenti untuk menonton pertunjukan Wayang Thengul di malam pergantian tahun 2025 tersebut.
Sementara itu, Hadi Sabdocarito (65), dalang Wayang Kulit yang ikut hadir di acara Wayang Thengul yang berasal dari Desa Sobontoro, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, menjelaskan bahwa cerita yang dibawakan mengangkat sejarah daerah.
“Cerita Wayang Thengul malam ini mengisahkan sejarah Bojonegoro. Ada seorang pahlawan pada zaman Diponegoro, yaitu Adipati Sosrodilogo, yang bersama-sama masyarakat berjuang mengusir penjajah,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan makna dari cerita yang disampaikan dalam pertunjukan tersebut.
“Isi cerita ini untuk mengingatkan kita bahwa pada masa penjajahan, Adipati Sosrodilogo adalah sosok penting. Sekarang namanya diabadikan menjadi Jembatan Sosrodilogo di Jetak. Harapan saya, kita semua bisa terus mengingat sejarah kepahlawanan dalam perjuangan mengusir penjajah pada masa itu,” tambah Hadi.
Pagelaran Wayang Thengul ini menjadi bukti bahwa kesenian tradisional masih sangat diminati masyarakat. Selain sebagai hiburan, acara ini juga menjadi sarana edukasi sejarah serta mempererat kebersamaan warga dalam menyambut Tahun Baru 2025. (rff/glg)

