NGANJUK – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Desa Ngadipiro, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Senin malam (6/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Akibatnya, belasan rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga parah.
Dari pantauan di lokasi, terlihat satu rumah mengalami atap ambruk. Sementara satu rumah lainnya dalam kondisi miring dan menempel pada bangunan tetangga. Rumah yang juga difungsikan sebagai gudang mebel tersebut mengalami kerusakan parah dan nyaris roboh.
Selain merusak bangunan, angin kencang juga menumbangkan sejumlah pohon di tepi jalan, area pemakaman, hingga pekarangan warga.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat kejadian, warga memilih bertahan di dalam rumah untuk menyelamatkan diri.
Salah satu korban, Budiono, menceritakan detik-detik kejadian saat angin kencang menerjang wilayahnya.
“Hujan deras disertai angin kencang sekitar pukul sepuluh malam. Tiba-tiba pohon di depan rumah tumbang dan langsung menimpa rumah saya,” ujarnya.
Rumah milik Budiono menjadi salah satu yang mengalami kerusakan paling parah. Tak hanya rumah, tempat usaha dan gudang miliknya juga ikut terdampak.
“Kerusakannya cukup parah, bukan hanya rumah, tapi tempat kerja dan gudang juga rusak,” tambahnya.
Selain rumah Budiono, sedikitnya belasan rumah warga lainnya juga mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang tersebut.
Kerugian yang dialami Budiono ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta, belum termasuk kerugian yang dialami warga lainnya.
Hingga Senin malam, warga masih berupaya membersihkan puing-puing bangunan secara mandiri. Mereka berharap adanya bantuan dan penanganan dari pihak terkait untuk mempercepat proses evakuasi serta pemulihan pascabencana. (syar/im)

