NGAWI - Kecelakaan maut yang melibatkan dua truk terjadi di Jalan Raya Ngawi–Caruban, tepatnya di Desa Karangasri, Kabupaten Ngawi. Insiden tersebut mengakibatkan seorang kenek truk tewas setelah terjepit kabin yang ringsek.
Truk jenis Mitsubishi Fuso bernomor polisi AG 9518 KK yang mengangkut kayu jati menghantam bagian belakang truk tronton bernomor polisi L 8550 UK yang tengah parkir di tepi jalan.
Akibat benturan keras tersebut, kenek truk bernama Hendri Desta (31), warga Kademangan, Kabupaten Blitar, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terjepit di dalam kabin. Proses evakuasi korban berlangsung sekitar satu jam dengan bantuan kendaraan derek.
Sementara itu, sopir truk muatan kayu, Sutikno (47), juga warga Kademangan, Blitar, selamat meski mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Menurut Sutikno, saat kejadian ia bersama korban tengah dalam perjalanan mengangkut kayu dari Blitar menuju Blora, Jawa Tengah.
“Kami berangkat dari Blitar mau ke Blora bawa kayu. Kemungkinan saya mengantuk, tiba-tiba truk oleng ke kiri dan langsung menabrak truk yang parkir,” ujar Sutikno saat ditemui di rumah sakit.
Ia mengaku tidak sempat menghindar karena jarak sudah terlalu dekat.
“Saya tidak sempat mengerem atau menghindar. Tahu-tahu sudah menabrak, kabin langsung hancur,” tambahnya.
Sementara itu, sopir truk tronton, Eko Setiawan (45), warga Bojonegoro, mengaku saat kejadian dirinya sedang beristirahat di dalam kabin kendaraan yang diparkir di tepi jalan.
“Saya sedang tidur di dalam kabin, tiba-tiba terdengar benturan keras. Saya kaget dan langsung keluar, ternyata sudah terjadi kecelakaan,” ungkap Eko.
Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. Sedangkan sopir truk dirawat di RS Widodo Ngawi akibat luka-luka yang dialaminya.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan ke pos polisi terdekat.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut tengah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (ito/im)

