TUBAN - Ribuan peserta aksi menggelar long march dari depan Hotel Mustika Tuban menuju Gedung DPRD Tuban pada Jumat pagi. Massa membawa berbagai poster berisi aspirasi dan tuntutan terkait keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Setibanya di depan gedung DPRD, sejumlah perwakilan massa menyampaikan orasi secara bergantian.
Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Kurniawan, meminta DPRD Tuban menerbitkan surat dukungan resmi kepada pemerintah pusat sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program MBG. Selain itu, massa juga mendorong perbaikan sistem pelaksanaan program agar berjalan lebih efektif dan tepat sasaran, serta meminta aparat penegak hukum menindak tegas apabila ditemukan penyalahgunaan atau penyelewengan dalam pelaksanaannya.
Menurut Kurniawan, Program MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian daerah. Ia menilai program tersebut mampu meningkatkan penyerapan hasil pertanian serta membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM dan pedagang lokal.
"Program Makan Bergizi Gratis memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Selain membantu pemenuhan gizi, program ini juga menggerakkan ekonomi daerah karena hasil panen petani, termasuk beras, memiliki pasar yang jelas. Kami berharap program ini terus dilanjutkan dengan pengawasan yang baik," ujar Kurniawan, Koordinator Lapangan aksi.
Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, menemui massa aksi tidak lama setelah mereka tiba di lokasi. Dalam tanggapannya, ia mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib dan kondusif. Sugiantoro juga menyatakan DPRD Tuban siap meneruskan aspirasi masyarakat dengan mengirimkan surat dukungan kepada pemerintah pusat.
"Kami mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai. DPRD Tuban akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan menyampaikan surat dukungan kepada pemerintah pusat sesuai harapan para peserta aksi," kata Sugiantoro.
Setelah menyampaikan aspirasi dan menerima tanggapan dari DPRD Tuban, ribuan peserta aksi membubarkan diri secara tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Aksi berlangsung aman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. (nata/im)

