Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Kamis, 11 Juni 2026, 09:31 WIB
Last Updated 2026-06-11T09:31:53Z
BojonegoroHaji | UmrahViewerViral

Tangis Haru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Bojonegoro dari Tanah Suci


BOJONEGORO - Suasana haru menyelimuti penyambutan rombongan jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro di Jalan Mas Tumapel, Kamis (11/6/2026) siang. Tangis bahagia pecah saat para jemaah turun dari bus dan kembali bertemu dengan keluarga mereka setelah berpisah selama kurang lebih 40 hari.

Sejak pagi, ratusan anggota keluarga telah memadati lokasi penyambutan. Mereka antusias menunggu kedatangan sanak saudara yang baru saja menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci Mekkah dan Madinah.

Pelukan hangat dan air mata haru tak terbendung ketika rombongan jemaah tiba. Momen tersebut menjadi puncak kerinduan bagi keluarga yang selama ini hanya dapat berkomunikasi melalui sambungan telepon dan pesan singkat.

Hingga Kamis siang, tercatat tujuh kloter jemaah haji asal Bojonegoro telah kembali ke tanah air. Kepulangan diawali oleh Kloter 30 yang tiba pada 8 Juni 2026, disusul Kloter 37 hingga Kloter 40 yang tiba pada 11 Juni 2026. Sementara itu, Kloter 41 dan Kloter 42 dijadwalkan tiba pada 12 Juni 2026.

Salah satu jemaah haji, Hj Muslikhah, mengaku bersyukur dapat menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar. Ia merasa bahagia karena akhirnya dapat kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman setelah menjalankan ibadah di Tanah Suci.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian ibadah dapat kami jalani dengan lancar. Saya sangat bersyukur bisa kembali ke Bojonegoro dan berkumpul lagi bersama keluarga," ujarnya.

Menurut Muslikhah, selama menjalankan ibadah di Mekkah dan Madinah dirinya tidak mengalami kendala berarti. Seluruh proses ibadah dapat dilalui dengan baik dan khusyuk.

Perempuan yang sehari-hari berprofesi sebagai petani bersama suaminya itu mengungkapkan, perjalanan menuju Tanah Suci bukanlah hal yang mudah. Ia dan sang suami harus menabung sejak tahun 2012 demi mewujudkan impian menunaikan rukun Islam kelima.

"Kami menabung sejak tahun 2012. Penantian yang cukup panjang, tetapi Alhamdulillah akhirnya bisa menjadi tamu Allah di Tanah Suci," tuturnya.

Berdasarkan data Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, jumlah jemaah haji asal Bojonegoro yang berangkat pada musim haji tahun 2026 mencapai 1.471 orang. Dari jumlah tersebut, tiga orang jemaah dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. (edo/im)