BOJONEGORO - Puluhan warga antusias mendatangi lokasi penyaluran bantuan air bersih yang digelar Polres Bojonegoro di sejumlah desa terdampak kekeringan. Dengan membawa jeriken, ember, hingga tandon air, warga mengantre untuk mendapatkan pasokan air bersih yang akan digunakan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan bakti sosial tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara. Bantuan air bersih disalurkan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau, berdasarkan data wilayah terdampak yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga," ujar AKBP Afrian Satya Permadi.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama menyasar wilayah Kecamatan Sumberejo, meliputi Desa Deru, Desa Margoagung, dan Desa Wotan. Selanjutnya, bantuan juga didistribusikan ke Desa Sumberjo Kidul, Kecamatan Sukosewu.
Warga memanfaatkan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, seperti memasak, mencuci, hingga kebutuhan air minum. Kehadiran mobil tangki air bersih disambut antusias karena sebagian wilayah mulai mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat berkurangnya sumber air di musim kemarau.
Polres Bojonegoro berharap kegiatan sosial ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara. Selain itu, penyaluran bantuan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat berdasarkan data dan koordinasi bersama BPBD Kabupaten Bojonegoro. (eco/im)

