TUBAN - Setelah dua bulan dilaporkan hilang, seorang kakek berusia 69 tahun ditemukan tewas di kawasan hutan Desa Wangun, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Selasa sore.
Penemuan jasad tersebut sontak menggemparkan warga setempat. Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk melihat proses evakuasi.
Berdasarkan identitas dan pakaian yang ditemukan di lokasi, jasad tersebut dipastikan merupakan Samen, warga Desa Lerankulon yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak pulang dari ladang. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah mengering sehingga sangat sulit dikenali.
Samen sebelumnya dilaporkan hilang sejak 14 Juli lalu. Saat itu, korban berpamitan kepada keluarga untuk mencari rumput sebagai pakan ternak. Namun, korban tidak kunjung pulang sehingga keluarga kemudian melakukan pencarian.
Tim SAR juga sempat melakukan pencarian terhadap korban. Namun, setelah tujuh hari pencarian, petugas hanya menemukan sepeda motor milik korban dan belum menemukan keberadaan Samen. Pencarian kemudian dihentikan.
Dua bulan berselang, warga justru menemukan jasad yang diduga merupakan korban di kawasan hutan Desa Wangun. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Kasi Humas Polresta Tuban, Iptu Mokhamad Iksan, mengatakan petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara setelah mendapat laporan penemuan jasad.
“Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan adanya penemuan jasad. Identitas korban juga dicocokkan berdasarkan barang dan pakaian yang ditemukan di lokasi,” ujar Iptu Mokhamad Iksan.
Selanjutnya, tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Koesma Tuban. Jenazah menjalani pemeriksaan medis guna memastikan penyebab kematian.
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penemuan jasad tersebut dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. (dzik/im)

