Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Senin, 05 Oktober 2026, 14:26 WIB
Last Updated 2026-10-05T09:27:01Z
TubanViewerViral

Amukan Si Jago Merah Hanguskan 4 Rumah di Widang Tuban, Dua Kambing Ikut Terbakar


TUBAN - Kebakaran hebat terjadi di Desa Kedungharjo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Sabtu sore (3/10/2026). Kobaran api menghanguskan sejumlah bangunan rumah warga hingga membuat genteng rumah berjatuhan.

Dalam rekaman video amatir warga, kobaran api terlihat sudah membesar dan membakar seluruh bagian atap rumah. Api dengan cepat melalap bangunan hingga kepulan asap tebal membumbung ke udara.

Dua armada pemadam kebakaran Kabupaten Tuban dari Pos Mako dan Pos Rengel langsung diterjunkan ke lokasi. Petugas juga mendapat dukungan dari jajaran Polsek Widang, Babinsa, perangkat desa, serta relawan dan warga setempat.

Petugas gabungan kemudian berjibaku memadamkan kobaran api sekaligus melakukan penyekatan agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kabid Damkar Tuban Sutaji mengatakan, petugas langsung melakukan pemadaman setelah menerima laporan kebakaran. Dua armada dari Pos Mako dan Pos Rengel dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman.

“Kami terjunkan dua armada dari Pos Mako Tuban dan Pos Rengel dengan total enam personel,” ujar Sutaji kepada JTV.

Pemadaman juga melibatkan jajaran Polsek Widang, Babinsa, perangkat desa, relawan, serta warga setempat. Warga turut membantu proses pemadaman dan penyekatan api dengan menggunakan mesin pompa air atau diesel untuk menyuplai air.

Bahkan, ketika persediaan air pada armada pemadam mulai menipis, warga membantu mengisi kembali tangki mobil pemadam menggunakan mesin diesel.

“Peran warga sangat membantu. Mereka ikut melakukan penyekatan dan menyuplai air menggunakan mesin diesel,” ujar Sutaji kepada JTV.

Petugas gabungan akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Setelah api utama berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pembasahan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.

Akibat kebakaran tersebut, sedikitnya empat bangunan milik warga terdampak. Bangunan tersebut meliputi rumah milik Rofiq, rumah Mahfud Efendi, rumah Sukri, serta bagian dapur rumah Yaqut.

Selain bangunan rumah, satu kandang ternak juga ikut terbakar. Dua ekor kambing yang berada di dalam kandang tidak berhasil diselamatkan dan tewas terpanggang.

Total kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta. Meski demikian, penanganan cepat petugas bersama warga berhasil mencegah api merembet lebih luas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, informasi awal dari pemilik rumah menyebut api diduga bermula dari korsleting listrik pada mesin cuci. Pemilik rumah mengaku sempat mendengar suara ledakan sebelum kobaran api muncul dan dengan cepat membesar.

Namun, untuk memastikan penyebab kebakaran, masih diperlukan penyelidikan lebih lanjut. Dugaan korsleting pada mesin cuci tersebut masih menjadi informasi awal berdasarkan keterangan pemilik rumah.

Dari pantauan reporter JTV di lokasi, kondisi sejumlah bangunan yang terbakar mengalami kerusakan cukup parah. Bagian atap dan sejumlah perabot rumah tangga hangus dilalap api, sementara petugas masih melakukan pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran. (dzik/im)