BOJONEGORO - Kebakaran melanda tiga rumah warga di Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Kamis petang, 1 Oktober 2026. Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.
Api diduga berasal dari bediang kandang sapi yang kemudian merambat ke tumpukan jerami kering. Material yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat membesar hingga merambat dan membakar bagian rumah warga.
Kobaran api sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro langsung menerjunkan personel dan sejumlah armada untuk melakukan pemadaman. Sebanyak 23 personel dikerahkan dengan dukungan satu unit fire truck dari Pos Temayang, satu unit dari Pos Ngasem, tiga unit dari Pos Kota, serta dua unit water supply BPBD.
Petugas berjibaku memadamkan api dan melakukan penanganan di lokasi hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB.
Kasi Penyelamatan dan Pertolongan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro, Rani Indreswari, mengatakan petugas langsung melakukan pemadaman setelah menerima laporan kebakaran untuk mencegah kobaran api semakin meluas.
“Petugas mengerahkan 23 personel dengan dukungan sejumlah armada pemadam dan water supply untuk melakukan pemadaman serta penanganan di lokasi,” ungkapnya kepada reporter JTV.
Dalam kejadian tersebut, tiga rumah warga mengalami kerusakan akibat kebakaran. Rumah milik Sunarto diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp70 juta, sedangkan rumah milik Supriyadi dan Kusno masing-masing mengalami kerugian sekitar Rp50 juta.
Dengan demikian, total kerugian materi akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp170 juta. Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan rumah milik Yudi yang diperkirakan memiliki nilai sekitar Rp250 juta.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Petugas kemudian memastikan kondisi di sekitar lokasi aman setelah proses pemadaman dan penanganan selesai. (edo/im)

