Iklan Gambar

Iklan Gambar

Iklan

jtvbojonegoro
Tuesday, October 6, 2020, 14:25 WIB
Last Updated 2020-10-06T10:28:15Z
Pojok PituViewer

Jadi Sorotan, Pengadaaan Mobil Alphard Bupati Ditunda

Reporter: Achmad Syarwani

NGANJUK - Pengadaan mobil alphard senilai miliaran rupiah di tengah pandemi covid-19, oleh bupati nganjuk, mendapat sorotan dari masyarakat. Warga meminta agar bupati novi rahman hidayat tidak meneruskan keinginannya membeli mobil dinas mewah tersebut. Dan meminta uang tersebut dipergunakan untuk keperluan rakyat banyak. Atas polemik tersebut, sekda nganjuk memastikan pengadaan mobil alphard tersebut ditunda.

Pengadaan mobil alphard senilai miliaran rupiah di tengah pandemi covid-19, oleh bupati nganjuk, mendapat sorotan dari masyarakat. Hal tersebut salah satunya diungkapkan oleh agus saputra, petani cabe di kecamatan ngeluyu, kabupaten nganjuk. Ia mengaku pembelian mobil alphard bupati nganjuk novi rahman hidayat tidak bermanfaat.

Sebab, saat ini masih banyak warga nganjuk yang membutuhkan bantuan karena dampak pandemi covid 19. Ia meminta agar bupati novi bisa menunda keinginannya itu, dan uang apbd bisa digunakan untuk keperluan rakyat.

Sementara menurut mohamad yasin sekretaris daerah pemerintahan kabupaten nganjuk. Dirinya sudah diperintahkan oleh bupati nganjuk agar menunda pengadaan 3 mobil dinas tersebut. Bupati juga memberikan pernyataan lewat akun facebook pribadinya, bahwa ia jauh jauh hari sudah memerintahkan agar pengadaan mobil alphard tersebut ditunda.

Namun, pernyataan bupati di medsos bertentangan dengan apa yang disampaikan di media sebelumnya, bahwa pengadaan mobil alphard itu tidak masalah dan sah sah saja dilakukan.

Pernyataan kontradiktif itu membuat bingung masyarakat. Salahsatunya wahyi prio djatmiko, warga nganjuk kota, yang menilai pernyataan bupati novi tidak konsisten.

Pria yang juga sebagai pengamat politik ini menyarankan agar, bupati dan para pejabat pengadaan, lebih hati hati dalam menggunakan uang apbd, serta saat memberikan pernyataan baik di media mupun di medsos, sehingga tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

sebelumnya, warga nganjuk dihebohkan dengan pengadaan mobil dinas mewah jenis alphard oleh bupati nganjuk. Namun, usai mendapat sorotan masyarakat luas, pengadaan mobil senilai milyaran rupiah tersebut akhirnya dibatalkan.