Iklan

Redaksi JTV Bojonegoro
Thursday, October 29, 2020, 16:37 WIB
Last Updated 2020-10-29T09:37:52Z
TubanViewer

Libur Panjang, Obyek Wisata Perketat Protokol Kesehatan

Reporter: Khusni Mubarok

TUBAN - Libur panjang di tengah pandemi covid-19, membuat sejumlah pengelola tempat wisata di kabupaten tuban, memperketat protokol kesehatan. Para pengunjung yang datang ke tempat wisata, wajib di cek suhu tubuh, memakai masker, serta mencuci tangan. Bahkan, pengunjung yang lupa tidak memakai masker, diberikan masker gratis oleh pengelola tempat wisata.

Memasuki awal libur panjang, obyek wisata alam pantai kelapa di kelurahan panyuran, kecamatan semanding, tuban, memperketat penerapan protokol kesehatan. Terlihat dipintu masuk lokasi wisata ini, kendaraan yang masuk disemprot cairan disinfektan.
 
Para pengunjung yang datang, satu persatu juga diminta untuk mencuci tangan dengan sabun, serta air mengalir. Mereka kemudian di cek suhu tubuhnya, menjaga jarak saat antri tiket, serta diberikan masker gratis. Hal ini, dilakukan sebagai upaya mendukung program pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran dan penularan covid-19.
 
Pada libur panjang seperti sekarang ini, wisata pantai kelapa tuban, selalu menjadi jujugan wisatawan, baik dari dalam tuban maupun kabupaten sekitar. Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pihak pengelola juga mengerahkan petugas keamanan, serta bekerjasama dengan dinas perhubungan berkaitan dengan jalan raya.

Penerapan protokol kesehatan ini, mendapat dukungan dari para pengunjung. Penerapan protokol kesehatan, membuat pengunjung lebih nyaman, karena antisipasi sejak dini diperlukan sebagai upaya pencegahan penyebaran dan penularan covid-19.

Selain itu, mereka sengaja datang ke tempat wisata ini karena suasananya yang sejuk, wahana mainan seperti flying fox, motor atv, serta pantai yang bersih.
 
Sementara itu, muhasan, ketua kelompok sadar wisata pantai kelapa, menyampaikan, pihaknya sengaja menerapkan protokol kesehatan ketat pada libur panjang ini, untuk mengantisipasi penyebaran dan penularan virus corona. Selain itu, pihak pengelola juga berkoordinasi dengan kepolisian dan dinas perhubungan, untuk mengantisipasi kemacetan, akibat parkir kendaraan pengunjung.