Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Kamis, 19 November 2020, 15:05 WIB
Last Updated 2020-11-19T08:49:29Z
TubanViewer

Antisipasi Cuaca Ekstrim, Petugas Gabungan Disiagakan

Reporter: Khusni Mubarok

TUBAN - Petugas gabungan dari TNI-Polri dan BPBD tuban, menggelar apel siaga bencana di mapolres tuban. Hal ini dilakukan mengingat kabupan tuban menjadi salahsatu daerah yang dilintasi bengawan solo. Aliran sungai terpanjang di pulau jawa ini memasuki lima wialyah kecamatan. Diantaranya kecamatan parengan, soko, rengel, plumpang, dan widang.

Kondisi ini membuat kabupaten tuban beresiko tinggi terdampak luapan bengawan solo. Seperti yang terjadi hampir setiap musim penghujan, air luapan bengawan solo merendam sejumlah desa di lima kecamatan.

Untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, petugas gabungan TNI-Polri dan BPBD disiagakan di titik-titik rawan bencana. Sejumlah peralatan pendukung disiapkan guna membantu pergerakan petugas. Antara lain perahu karet, pelampung, mobil damkar, dan ambulance.

Menurut kapolres tuban, AKBP ruruh wicaksono, apel siaga bencana ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personil menghadapi bencana banjir, potensi tanah longsor, hingga puting beliung yang berpotensi terjadi di kabupaten tuban.

Sebagai langkah antisipasi longsor, petugas menghimbau para penambang agar lebih berhati-hati. Selain itu warga di sepanjang bantaran sungai bengawan solo dan perbukitan kapur juga dihimbau waspada adanya banjir dan puting beliung.