Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Sabtu, 03 Juli 2021, 19:08 WIB
Last Updated 2021-07-03T12:08:24Z
BojonegoroViewerViral

Wedang Secang, Usaha Kreatif Laris Manis Ditengah Pandemi


BOJONEGORO - Menempati warung sederhana, di sekitar lokasi wisata alam grogoland, desa ngunut, kecamatan dander, kabupaten bojonegoro. Wartini, seorang ibu rumah tangga biasa, memulai usahanya dengan memanfaatkan potensi alam yang tersedia di desanya.

Tak perlu modal banyak. Ia yang sebelumnya bekerja serabutan di lokasi wisata setempat. Berusaha keras mencari peluang usaha baru, setelah lama menganggur karena wisata tempatnya mencari nafkah sehari-hari, telah ditutup karena dampak pandemi.   
Dari sinilah, kemudian muncul ide krearif, membuat wedang secang minuman tradisional berbahan baku kayu secang bercampur aneka rempah tradisional.

Adapun pengolahannya, tergolong mudah dan sederhana. Bahkan, tak butuh peralatan yang rumit dan modal besar. Cukup berbekal peralatan dapur yang sudah ada, martini mulai mengumpulkan aneka rempah yang mudah didapat, mulai dari serai, kapulaga, kayu manis, gula jawa, dan kayu secang sebagai bahan baku utama.

Semua bahan yang terkumpul tersebut, dibersihkan untuk selanjutnya direbus hingga berwarna merah. Setelahnya, dilakukan penyaringan dan dituangkan dalam wadah gelas.hemmm wedang secang pun sudah siap disajikan.

Adapun yang berbeda dari wedang secang kreasi martini ini, adalah lokasi penyajian yang berbeda dari warung pada umumnya. Jika biasanya warung dilengkapi meja untuk pelanggan. Namun di warung martini ini, para pengunjung akan dimanjakan suasana alam sejuk di atas aliran sungai grogol, yang indah dan alami.

Berkat nuansa berbeda inilah. Wedang secang buatan martini banyak didatangi warga bojonegoro dan sekitarnya. Dampaknya, omzet yang didapat pun cukup besar mencapai rata-rata 300 hingga 400 ribu rupiah perhari.  

Selain lokasi penyajian yang berbeda. Wedang secang buatan martini ini, banyak didatangi warga lantaran dipercaya memiliki efek positif untuk kesehatan. Wedang secang yang konon menjadi minuman khusus raja-raja majapahit. Juga dipercaya mampu meningkatkan imun atau ketahanan tubuh, sehingga cocok dinikmati saat suasana pandemi seperti saat ini.

Wedang secang buatan martini ini. Bisa dinikmati dengan harga yang relatif murah. Seharga lima ribu rupiah per gelas. Selain itu, disediakan pula, dua ukuran kemasan botol seharga 10 dan 15 ribu rupiah, bagi  warga yang berniat membawa pulang untuk dinikmati bersama keluarga di rumah.