Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Kamis, 16 September 2021, 16:03 WIB
Last Updated 2021-09-16T09:17:32Z
TubanViewerViral

Warga Terdampak Pandemi Serbu Pasar Murah Di Tuban


TUBAN - Pemandangan berbeda terlihat di gerbang utama dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten tuban. Pintu besi yang biasanya terbuka lebar itu terpaksa dijaga satpol pp, karena diserbu ibu-ibu rumah tangga.

Mereka rela berdesak-desakan masuk untuk mengikuti gebyar pangan murah. Antusiasme ibu-ibu ini membuat petugas harus mengatur jumlah warga, agar tidak menimbulkan kerumunan dalam lokasi. Sementara untuk mengantisipasi penularan covid-19, warga diwajibkan memakai masker.
 
Dalam gebyar pangan murah ini dijual berbagai kebutuhan dapur. Diantaranya beras, gula pasir, minyak goreng, telur, cabai rawit, dan bawang merah. Harga yang dipatok cukup murah dibanding harga pasaran, sehingga sangat membantu warga di tengah pandemi covid-19.

Dalam kegiatan ini dinas menyediakan beras sebanyak 850 kilogram, minyak 30 boks, serta gula pasir, telur, cabai, dan bawang merah, masing-masing 250 kilogram. Namun antusiasme masyarakat membuat barang yang tersedia ludes hanya dalam waktu kurang dari dua jam.
 
Gebyar pangan murah ini digelar untuk menstabilkan harga pangan dan meringankan beban masyarakat di masa pandemi covid-19. Seluruh produk diambil langsung dari petani, sehingga harga lebih murah dan dapat membantu penyerapan hasil panen.

Selain untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di pasaran, pasar murah ini juga dilakukan untuk membantu warga yang terdampak covid-19.