Iklan

Sketsa Bengawan
Friday, October 8, 2021, 16:06 WIB
Last Updated 2021-10-08T09:44:51Z
Pojok PituViewerViral

Rekanan Ajukan Adendum Masa Pengerjaan Pasar Besar Ngawi



NGAWI - Bupati ngawi ony anwar harsono meninjau proyek pembangunan pasar besar ngawi (PBN) senilai Rp 73,4 miliar yang bersumber dari dana APBN. Pembangunan pbn yang ditargetkan selesai pada oktober ini ternyata meleset dan dimungkinkan baru selesai pada desember mendatang.

Menurut bupati adanya penambahan waktu pengerjaan ini dari pihak konsultan dan pelaksana mengajukan adendum atau perpanjangan masa pengerjaan yang ketiga karena ada penambahan standarisasi untuk bangunan gedung hijau (BGH) maka disepakati bahwa pbn ini akan selesai pada 15 desember 2021. Sehingga nantinya di luar gedung akan disesuaikan untuk keberadaan taman atau terdapat ruang terbuka hijau, serta saluran sirkulasi udara dan pencahayaan ruangan di dalam pasar yang membuat pihak rekanan mengajukan adendum, sesuai standarisasi dari kementerian pupr.

Menurutnya, berdasar informasi dari rekanan pelaksana, untuk progres pekerjaan pbn ini sudah mencapai 71,8 persen sehingga terjadi surplus sekitar 2 persen dari target selesai pada 15 desember mendatang. Diakuinya hasil pemantauan kulitas pekerjaan sudah bagus dan perencanaan juga sudah sesuai.

Bupati menambahkan, sejauh ini pekerjaan yang krusial saat ini terletak pada pekerjaan atap karena rooftop atap ini sesuai perencanaan untuk tidak merubah ciri khas dari kabupaten ngawi yakni ada bentuk joglo.

Sementara, project manager pt. Pp urban, imran amir mengatakan, bahwa untuk standar bangunan pemerintah di atas 5 ribu meter persegi harus sesuai dengan bangunan gedung hijau (BGH). Maka diperlukan penyesuaian terkait desainnya seiring dengan perjalanan proses pelaksanaan. Hingga saat ini tahapan pekerjaan tersebut diantaranya halaman pasar, atap, instalasi listrik dan lainnya.

Berdasarkan data pasar besar ngawi baru nantinya masuk kategori pasar tipe I dengan daya jumlah pedagang di atas 750. Lokasi berjualan di lantai dasar dirancang sebanyak 105 kios, dan 148 los. Sedangkan di lantai I ada 185 kios dan 236 los. Pasar besar tersebut diproyeksikan dapat menampung 1.200 pengunjung.  Dalam proyek pembangunan pbn dialokasikan anggaran Rp 73,4 miliar dari apbn, yang dikerjakan sesuai kontrak oleh PT. Pp urban selaku penyedia jasa diberikan waktu 360 hari kalender untuk menyelesaikan proyek tersebut. Karena ada penyesuaian perpanjangan kontrak maka akan selesai pada 15 desember mendatang.