Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Kamis, 31 Maret 2022, 15:27 WIB
Last Updated 2022-03-31T08:27:46Z
BojonegoroViewerViral

Razia Pengamen, Petugas Amankan Manusia Silver Dan Ksatria Baja Hitam


BOJONEGORO - Tiga orang yang menjadi manusia silver, ksatria baja hitam, dan badut langsung dibawa ke kantor Satpol PP kabupaten Bojonegoro, guna diberikan pembinaan lebih lanjut. Ke tiga orang tersebut diamankan setelah Satpol PP mendapatkan laporan dari masyarakat. Mereka dibawa petugas saat sedang mengamen di salah satu traffic light.

Selain diberikan pembinaan, petugas memberikan sanksi berupa membuat surat pernyataan dan wajib lapor selama tujuh hari berturut-turut pada jam kerja. Jika dalam kurun waktu tujuh hari tidak wajib lapor, maka Satpol PP akan memberikan sanksi tegas berupa sidang tindak pidana ringan, tipiring.

Dari hasil pendataan, manusia silver diketahui berasal dari lampung. Sedangkan yang menjadi ksatria baja hitam berasal dari pati jawa tengah. Dan manusia badut berasal dari kecamatan margomulyo bojonegoro. Kabid trantibum satpol bojonegoro benny subiakto menegaskan, jika ke tiga orang tersebut telah melanggar peraturan daerah, perda, nomor 15 tahun 2015 tentang penyelenggaraan trantibum.

Penindakan kepada tiga orang tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Sehingga, pengendara yang berhenti di traffic light merasa nyaman dan tidak terganggu dengan keberadaan mereka. Benny subiakto menghimbau kepada masyarakat jika menemukan adanya seseorang yang mengamen di traffic light untuk bisa langsung melaporkan ke Satpol PP.