Iklan

Sketsa Bengawan
Saturday, June 18, 2022, 14:04 WIB
Last Updated 2022-06-18T07:04:54Z
Pojok PituViewerViral

2 Ekor Rusa di Wisata Monumen Soerjo Ngawi Ditemukan Mati


NGAWI - Pengelola penangkaran rusa timor di Wana Wisata Monumen Soerjo, Kabupaten Ngawi, mengaku khawatir dengan adanya dua ekor rusa di penangkaran yang mati. Meski hasil pengujian sampel lendir enam ekor rusa Senin 14 Juni 2022 lalu menyatakan negatif terjangkit PMK.

Muhammad Senja Pebruadi, petugas penangkaran rusa menjelaskan, 2 ekor rusa itu mati secara misterius pada 3 dan 8 Juni 2022 lalu. Kematian itu membuat rusa dalam penangkaran saat ini tinggal 28 ekor. Menurutnya, sebelum mati ke 2 rusa itu mengalami gejala klinis mirip PMK.

“Seperti munculnya lesi pada mulut serta keluar cairan dari hidung dan mulut.” Jelasnya.

Otopsi dokter hewan setempat menunjukkan hasil terindikasi PMK. Sehingga pihaknya segera berkoordinasi dengan Dinas Perikanan dan Peternakan Ngawi. Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan pengambilan sampel lendir dan darah untuk memastikan penyebab kematian.

Pemeriksaan Balai Besar Veteriner (BBVET) Wates, Yogyakarta dilakukan terhadap 6 ekor rusa yang ada disekitar, atau kontak erat dengan rusa yang mati. Pengambilan sampel pada bagian lendir dan darah. Hasil pada bagian lendir diketahui negatif PMK.

“Namun hingga kini untuk hasil pemeriksaan darah masih belum keluar.” Terang Muhammad Senja Pebruadi.

Sementara, Administratur KPH Perhutani Ngawi Tulus Budyadi mengatakan, puluhan rusa Wana Wisata Monumen Soerjo sejatinya hidup terisolasi dari hewan luar penangkaran. Akan tetapi, potensi tertular PMK tetap terbuka melalui perantara manusia.

“Kami juga segera menyiapkan langkah mitigasi terhadap setiap pengunjung yang harus steril sebelum memberikan makan agar rusa benar-benar aman dari PMK.” Terangnya Tulus Budyadi.

Diketahui, rusa di penangkaran Wana Wisata Monumen Soerjo telah ada sejak Tahun 1994 silam. Awalnya, hanya ada 4 ekor rusa yang didapat dari KPH Blitar dan kini terus berkembang. Karena ada 2 ekor rusa yang mati, kini total rusa di tempat tersebut menyisakan 28 ekor.