Iklan

Sketsa Bengawan
Monday, July 11, 2022, 15:27 WIB
Last Updated 2022-07-11T08:27:29Z
BojonegoroPotensi DaerahViewerViral

Kerajinan Tas Rajut Bernilai Ekonomi Tinggi


BOJONEGORO - Memanfaatkan ruang tamu rumahnya yang sempit di Dusun Dadap, Desa Karangdinoyo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Saripah, wanita paruh baya yang awalnya hanya menjalani aktifitas sehari-hari sebagai ibu tangga biasa. Kini, makin sibuk dengan banyaknya pesanan tas rajut berbahan baku tali kur yang datang dari para pelanggan.

Saripah mengaku baru memulai usahanya ini, sejak dua tahun lalu. Saat itu, ia tertarik belajar merajut dari pelatihan PKK di desanya, dengan maksud mengisi waktu luang, sekaligus mengusir kejenuhan selama menganggur dirumah, akibat dampak pandemi covid-19.

Berkat keuletan dan ketekunan. Siapa sangka, hasil rajutan tas kreasinya tersebut, ternyata cukup diminati pasar. Aneka tas cantik yang ia posting di media sosial, bahkan banyak ditawar dan dipesan tetangga sekitar hingga para netizen di media sosial.  

“Pesanan tak hanya datang dari tetangga sekitar, namun juga dari berbagai wilayah di Bojonegoro.” Ungkap Saripah saat ditemui di rumahnya pada Senin (11/07/2022).

Kini, dengan dukungan suaminya, Sukahar. Usaha yang ia rintis terus berkembang. Dari awalnya hanya bermodal 200 ribu rupiah untuk membeli bahan baku tali kur. Kini telah menembus omzet hingga mencapai rata-rata satu hingga dua juta rupiah tiap bulannya.

Adapun harga yang ditawarkan untuk tas cantik kreasinya ini. Saripah mengaku hanya disesuaikan dengan kualitas bahan baku, motif dan ukuran, serta tingkat kesulitan dalam perakitannya.

“Untuk harga terendah dengan motif biasa, dijual seharga 100 ribu rupiah per biji, dan mencapai harga 250 ribu rupiah per biji untuk tas kualitas terbaik, dengan pola dan motif sesuai pesanan.” Imbuh Saripah.

Selanjutnya Saripah berharap, usahanya ini bisa terus berkembang. Selain dapat memotivasi ibu-ibu lainnya untuk tetap berkreasi dan berusaha lebih maju.

“Saya harap usaha ini bisa memberdayakan masyarakat sekitar. Sekaligus menjadi solusi usaha yang menjanjikan di tengah ekonomi sulit pasca pandemi covid-19.” Tutupnya.