Iklan

Sketsa Bengawan
Wednesday, November 16, 2022, 16:07 WIB
Last Updated 2022-11-16T09:07:30Z
Politik | PemerintahanTubanViewerViral

Warga di Tuban Nilai Pembagian STB Gratis Hanya Sebatas Pendataan


TUBAN - Pemberlakukan kebijakan Analog Switch Off (ASO) oleh Pemerintah, menemui sejumlah kendala. Di Kabupaten Tuban, sejumlah warga menilai pembagian set top box gratis untuk peralihan tv analog ke digital hanya sebatas pendataan saja. Pasalnya, hingga kini warga belum menerima STB gratis tersebut.

Warga Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Edi Prasetyo mengaku kecewa dengan Pemerintah. Pasalnya, meski telah didata sebagai warga yang berhak menerima STB gratis, namun hingga kini dirinya belum mendapatkan STB tersebut.

“Pembagian STB gratis yang dijanjikan oleh Pemerintah hanya sebatas pendataan. Saya dan warga sini yang didata, belum satupun yang menerima,” keluh Edi kepada JTV, Rabu (16/11/2022).

Kondisi ini memaksa Edi nekat membeli STB di toko, agar bisa menyaksikan siaran televisi digital. Namun, lag-lagi Ia kecewa. Pasalnya, setelah membeli STB, ternyata jumlah channel tv digital di Tuban masih terbatas.

“Kemarin sudah beli STB sendiri, cuma gak keluar salurannya. Yang keluar hanya TVRI, MetroTV, dan JTV saja,” ungkapnya.

Sementara itu, penjualan set top box di sejumlah toko perlengkapan televisi di Tuban, peminatnya lumayan tinggi. Kondisi tersebut salah satunya dirasakan toko perlengkapan televisi milik Denys, di Kelurahan Ronggomulyo, Kecamatan Tuban Kota, Kabupaten Tuban.

Menurut Denys, awalnya penjualan set top box lumayan tinggi, setelah Pemerintah gencar mensosialisasikan peralihan televisi analog ke digital di seluruh stasiun televisi. Namun, setelah membeli STB, para pembeli mengeluh lantaran channel televisi yang tersedia di Tuban jumlahnya terbatas.

“Awalnya penjualan tinggi mas, tapi setelah warga beli, rata-rata mereka kecewa. Karena channel yang keluar terbatas,” jelas Denys.

Kondisi ini membuat warga yang kecewa beralih ke siaran parabola. Kendala tersebut, kini berimbas terhadap lesunya penjualan set top box di Tuban. Hal ini membuat toko perlengkapan televisi setempat memasarkan STB ke daerah lain.

“Kini penjualan STB di Tuban kembali lesu karena itu tadi, channel yang keluar terbatas. Sehingga kami jual STB nya ke Kabupaten lain lewat online,” terang Denys. (dzi/rok)