Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Senin, 20 Februari 2023, 16:25 WIB
Last Updated 2023-02-20T09:25:50Z
BojonegoroPolitik | PemerintahanViewerViral

Tahun 2023, Pemkab Bojonegoro Akan Rehab 296 Rumah Tak Layak Huni


BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya setempat, bakal merenovasi sebanyak 296 rumah warga tak layak huni pada tahun 2023 ini. Renovasi tersebut, melalui program atap lantai dan dinding atau biasa disebut dengan Aladin.

Kriteria rumah yang berhak perbaikan aladin yaitu atap sudah rapuh atau rusak berat, lantai masih tanah, dinding rumah masih dari sesek atau papan yang telah rapuh, kurang ventilasi udara dan cahaya.

Berdasarkan data Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Bojonegoro, perbaikan aladin di tahun 2017 terdapat 208 rumah warga telah direhab. Sementara di tahun 2018 ada sejumlah 1.194 rumah. 

Selanjutnya Tahun 2019 ada sebanyak 1.558 rumah. Tahun 2020 ada sebanyak 3.743 rumah. Di tahun 2021 sebanyak 6.667 rumah warga di rehab. Dan di tahun 2022 ada sebanyak 5.108 rumah warga telah direhab. 

“Program aladin ini, diperuntukan bagi keluarga tidak mampu, yakni dengan kriteria rumah yang tidak layak huni, tanah milik sendiri dan tidak bermasalah, serta tanah bukan milik desa,” terang Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dpkpck Bojonegoro, M. Zamroni saat ditemui JTV, Senin (20/02/2023). 

Zamroni menambahkan, per unit rumah yang mendapatkan program aladin mendapatkan anggaran 20 juta rupiah. Untuk anggaran program aladin tahun ini, anggaranya 5 miliar 920 juta rupiah, untuk 296 rumah.

“Untuk mekanisme pengajuan, program aladin melalui pemerintah desa setempat, kemudian pemerintah desa berhak mengajukan proposal dan kondisi rumah penduduk yang bersangkutan, serta identitas,” tutupnya. (edo/rok)