Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Selasa, 01 Agustus 2023, 15:10 WIB
Last Updated 2023-08-01T08:10:11Z
BojonegoroPolitik | PemerintahanViewerViral

Tahun 2019-2023, Pemkab Bojonegoro Realisasikan Pembangunan 22.528 RTLH


BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman (PKP) dan Cipta Karya setempat, telah merealisasikan program pembangunan sebanyak 22.528 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten setempat.

Pembangunan rumah tidak layak huni dilakukan mulai tahun 2019 hingga 2023 berjalan ini melalui program atap, lantai, dan dinding rumah prasejahtera atau disingkat aladin.

Berdasarkan data dari Dinas PKP Cipta Karya Bojonegoro, di tahun 2019 ada sebanyak 1.558 unit rumah dibangun. Pembangunan tersebut berasal dari 4 anggaran. Masing-masing berasal dari APBD sebanyak 690 unit, PAPBD sebanyak 549 unit, DAK 119 unit, dan bantuan stimulus perumahan swadaya (BSPS) sebanyak 200 unit rumah.

Sementara di tahun 2020, terealisasi sebanyak 3.743 unit rumah. Jumlah ini terbagi dalam 5 anggaran. Masing-masing berasal dari APBD sebanyak 2.095 unit, PAPBD sebanyak 822 unit, DAK sebanyak 106 unit, BSPS 500 unit, dan CSR sebanyak 220 unit rumah.

Sedangkan di tahun 2021, ada sebanyak 6.519 unit rumah yang terealisasi pembangunannya. Jumlah tersebut terbagi dalam 5 anggaran. Yakni APBD sebanyak 3.915 unit, PAPBD 2.161 unit, DAK sebanyak 49 unit, BSPS 96 unit dan CSR sebanyak 355 unit.

“Untuk tahun 2022, ada sebanyak 5.108 unit yang dibangun. Sementara pada tahun 2023, pembangunan RTLH bersumber dari APBD ada sebanyak 296 unit, PAPBD sebanyak 3.028 unit, dan sisanya dikerjakan provinsi dalam program BSPS dan CSR,” ungkap Sekretaris Dinas PKP Cipta Karya Bojonegoro, Zamroni kepada JTV, Selasa (01/08/2023).

Lanjut Zamroni, dalam kurun waktu mulai tahun 2019-2023 berjalan ini, total sudah ada sebanyak 22.528 unit RTLH yang telah terealisasikan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas derajat kehidupan yang berkeadilan.

“Serta membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan rumah tinggal layak huni,” imbunya.

Sekedari diketahui, program RTLH ini merupakan salah satu program prioritas Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah. (edo/rok)