Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Rabu, 13 September 2023, 15:59 WIB
Last Updated 2023-09-13T09:42:47Z
LamonganViewerViral

Meninggal Tak Wajar, Makam Santri Ponpes di Lamongan Dibongkar


LAMONGAN - Proses otopsi Haidar Khabib Nazar, siswa MTs sekaligus salah satu santri Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, akhirnya dilakukan. Otopsi dilakukan dengan membongkar makam korban di Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Lamongan, Senin (11/09/2023).

Pembongkaran makam dan proses otopsi dilakukan langsung oleh Tim Forensik dari Polda Jawa Timur dan Polres Lamongan. Hal ini dilakukan atas permohonan dari pihak keluarga yang merasa janggal atas kematian korban.

Korban diketahui meninggal dunia pada tanggal 25 Agustus 2023 lalu. Santri berusia 12 tahun ini meninggal di kompleks pondok pesantren dengan masih mengenakan seragam sekolah dan diduga meninggal secara tak wajar akibat penganiayaan.

Usai jenazah korban dikembalikan oleh pihak pesantren ke keluarga, kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Dokter Soegiri Lamongan untuk menjalani pemeriksaan luar. Hasilnya ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan serta dari hasil ct-scan rumah sakit.

“Ada bekas pukulan benda tumpul di kepala bagian belakang dan selangkangan. Ini mohon maaf kami menduga ada perbuatan sodomi dan penganiayaan. Makanya pihak keluarga korban meminta proses ini agar semuanya jelas,” terang Muhammad Fajril, kuasa hukum keluarga korban.

Sementara itu, pihak pondok pesantren juga menyiapkan penasehat hukum untuk mengawal proses penyidikan kematian salah seorang santrinya.

“Ini kami para alumni diminta bantuan mengawal dan mendampingi perkara ini biar terbuka. Demi keadilan. Yang diketahui pihak pondok, sebelum meninggal, almarhum ini sakit,” jelas Ali Fuad Hasyim, kuasa hukum ponpes Tarbiyatut Tholabah.

Sebelumnya, penyidik Polres Lamongan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa empat puluh lebih saksi dari santri, teman korban, serta pengurus Ponpes Tarbiyatut Tholabah. Diharapkan hasil otopsi jenazah ini bisa menjadi petunjuk, untuk mengetahui pasti penyebab kematian korban. (fli/rok)

Ikuti berita terkini JTV Bojonegoro di Google News