Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Jumat, 08 September 2023, 16:25 WIB
Last Updated 2023-09-08T09:40:04Z
Hukum | PeristiwaTubanViewerViral

Perbaiki Pompa Air di Rumah Anaknya, Kakek di Tuban Tewas Tersengat Listrik


TUBAN - Warga Perumahan Griyo Asri, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, digemparkan dengan meninggalnya Pujiono, di depan rumah anaknya di Desa setempat, pada Kamis (07/09/2023) petang. Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup, diduga tersengat listrik saat memperbaiki pompa air.

Data yang dihimpun di lokasi, peristiwa ini bermula saat kakek 59 tahun Warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Tuban Kota, Kabupaten Tuban ini, diminta tolong anaknya bernama Sari, untuk mengganti pompa air yang rusak. Saat melakukan perbaikan pompa, sari berpamitan kepada sang ayah untuk menjemput anaknya.

“Awalnya diminta anaknya perbaiki sanyo (pompa air) oleh anaknya. Disuruh ganti sanyo (pompa air) yang lama ke yang baru. Tapi belum selesai, ditinggal anaknya jemput cucunya,” ungkap Munir Malikhi, Kepala Desa (Kades) Sugihwaras kepada JTV di lokasi kejadian.

Namun, setibanya di rumah, Sari mendapati sang ayahg sudah tertelungkup di dekat pompa air yang diperbaiki. Pujiono mengalami luka bakar di tangan sebelah kiri diduga bekas sengatan listrik.

Mengetahui kejadian ini, sang anak langsung menangis histeris dan berteriak minta tolong. Warga yang datang ke lokasi langsung mendatangi korban dan mendapati kakek ini sudah meninggal dunia.

“Setelah 10 menit kembali lagi ke rumah. Si bapaknya sudah keadaan telungkup karena kesetrum. Kondisi jari kirinya terkelupas dan kanan ada luka bakarnya,” imbuh Kades Sugihwaras.

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi serta korban. Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan dipastikan meninggal karena tersengat listrik.

Selanjutnya, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. “Oleh keluarga, korban dimakamkan di rumahnya di Kelurahan Kebonsari Tuban,” pungkas Munir Malikhi menegaskan. (dzi/rok)

Ikuti berita terkini JTV Bojonegoro di Google News