Iklan Beranda

Redaksi JTV
Rabu, 25 Oktober 2023, 12:22 WIB
Last Updated 2023-10-26T08:15:54Z
Kabar ApikViewerViralWisata | Kuliner

Hari ke-2 : Forum Geopark Jatim Kunjungi Wisata Khayangan Api

 
 
BOJONEGORO - Kabupaten Bojonegoro menjadi tuan rumah kegiatan forum sinergitas dan harmonisasi pengembangan geopark di Jawa Timur pada 23-25 Oktober 2023. Kegiatan ini bertema ‘Penguatan Rencana Program dalam Mendukung Percepatan Pengembangan dan Pengelolaan Geopark di Jawa Timur’.

Rangkaian acara dimulai pada Senin (23/10/2023) dengan Forum Grup Discussion di Hotel Aston Bojonegoro. Dilanjutkan hari kedua di Kayangan Api, dan hari terkahir di Geopark Wonocolo Bojonegoro.

Pada hari kedua ini, rombongan peserta forum sinergitas dan harmonisasi pengembangan geopark berkunjung ke salah satu geosite utama di Kabupaten Bojonegoro. Yakni khayangan api yang berada di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem.

Pantauan JTV di lokasi, para peserta disambut langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Budiyanto. Para peserta diajak untuk melihat langsung keindahan api abadi dan sumber air blukutuk yang merupakan salah satu warisan geopark di Bojonegoro.

Sekretariat forum sinergitas dan harmonisasi pengembangan geopark Jatim, Nurareni mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian forum bersama para pengembang geopark di Jawa Timur.

Lanjutnya, peserta kegiatan sendiri merupakan seluruh Geopark di Jawa Timur. Diantaranya Geopark ijen yaitu Banyuwangi dan Bondowoso, sparing Geopark Bromo Tengger Semeru yakni Probolinggo, Lumajang, Pasuruan dan Malang. Kemudian Geopark Gunung Sewu yakni Pacitan, dan spairing lainnya yakni Bojonegoro, Gresik dan Tulungagung.

“Peserta kegiatan adalah seluruh Geopark di Jawa Timur. Mulai dari Geopark Ijen, Geopark Bromo Tengger Semeru, kemudian Geopark Gunung Sewu ,” jelas Nurareni.

Dari kegiatan ini diharapkan bisa memberikan gambaran kepada para pengelola spairing Geopark terhadap pengelolaan sebuah geosite yang merupakan bagian sebuah Geopark khususnya dari sisi pengelolaan, kelembagaan dan sisi lainnya yang kemudian dapat menarik minat wisatawan.

“Dari sini kita harapkan bisa memberikan gambaran kepada para pengelola spairing Geopark terhadap pengelolaan sebuah geosite yang merupakan bagian sebuah Geopark khususnya dari sisi pengelolaan, kelembagaan dan sisi lainnya,” imbuh Nurareni.

Perlu diketahui, pasca covid-19 pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur tumbuh positif. Pada tahun 2023 tumbuh sebesar 5.24% dan melebihi pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5.17%. Pertumbuhan ekonomi ini menjadikan Provinsi Jawa Timur meraih nilai tertinggi 2.66% dibandingkan wilayah provinsi lain di Pulau Jawa. (lim/rok)