Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Senin, 16 Oktober 2023, 15:04 WIB
Last Updated 2023-10-16T08:04:44Z
KebakaranKekeringanNgawiPojok PituViewerViral

Pemkab Ngawi Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla


NGAWI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Perpanjangan berlangsung hingga 28 Oktober 2023 mendatang, sekaligus untuk peningkatan mitigasi bencana hidrometeorologi menjelang musim penghujan.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono menjelaskan, perpanjangan status tanggap darurat ini mendasar dari hasil rapat koordinasi dengan BNPB, Asisten Deputi Kamtibmas Kemenkopolhukam, serta BPBD Jawa Timur. Disepakati status tanggap darurat diperpanjang 14 hari dari berakhirnya tanggap darurat sebelumnya.

“Status tanggap darurat karhutla diperpanjang hingga 28 oktober 2023 mendatang, setelah sebelumnya Pemkab Ngawi menetapkan status tersebut yang awalnya hingga 13 oktober 2023,” ungkapnya kepada JTV, Senin (16/10/2023).

Dalam perpanjangan ini, menurut Bupati difokuskan untuk mitigasi kebencanaan sebagai antisipasi terjadinya kebakaran lahan hutan dilereng lawu serta ancaman bencana hidrometeorologi memasuki musim penghujan.

Lanjut Bupati Ony, Sesuai perkiraan BMKG musim penghujan akan terjadi mulai dasarian ke tiga atau 10 hari ketiga di bulan November. “Sehingga antisipasi kebakaran juga terus dilakukan serta mitigasi untuk waspada dampak bencana saat musim penghujan di area Gunung Lawu,” tegasnya.

Ony menambahkan, melalui BPBD pihaknya terus memobilisasi masyarakat untuk terus melakukan pemantauan dan pengawasan di area lereng Gunung Lawu.

Diketahui dampak kebakaran yang terjadi di gunung lawu sebanyak 1.360 hektar lebih lahan terbakar di 4 Kecamatan di Kabupaten Ngawi. Sementara saat ini kebakaran sudah dapat dikendalikan dan pemantauan terus dilakukan oleh petugas gabungan. (ito/rok)