Iklan Beranda

Sketsa Bengawan
Jumat, 01 Maret 2024, 15:52 WIB
Last Updated 2024-03-01T08:52:27Z
TubanViewerViral

Viral Tabung Gas Terbakar Saat Simulasi, BPBD Tuban Beri Klarifikasi


TUBAN - Kepanikan melanda kegiatan simulasi penanganan dini kebencanaan yang digelar di Kantor BPBD Kabupaten Tuban. Sejumlah siswa sekolah dasar yang bersama para guru yang menjadi peserta berhamburan dan panik, lantaran tabung gas LPG yang dipegang salah satu petugas terbakar.

Video yang direkam oleh salah satu guru ini viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Oleh petugas, tabung gas yang terbakar di lempar ke tempat terbuka agar tidak membahayakan banyak orang.

Beruntung, petugas BPBD tersebut segera mengambil apar dan langsung memadamkan api yang terus menyembur dari LPG 3 kilogram tersebut. Kejadian tersebut terjadi saat Kantor BPBD Tuban menerima kunjungan dari salah satu sekolah dasar pada Senin 26 Februari 2024 lalu.

Kalaksa BPBD Tuban, Sudarmaji mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat salah satu petugas BPBD Tuban usai memberi materi pokok penanggulangan bencana seperti cara menangani adanya gempa, banjir, serta tata cara penggunaan alat yang ada di BPBD Tuban.

Karena banyak wali murid yang hadir, petugas juga mengajarkan cara menangani jika ada tabung gas bocor. Sejumlah wali murid dan guru mencoba memadamkan tabung gas melalui regulator.

“Kejadian itu terjadi saat sesi anak SD yang mana materi pokok sudah selesai. Ketika pada peragaan itu saat regulator ditutup ternyata masih ada kebocoran di tabung gas yang dipegang sehingga menyambar ke bawah, terus api agak besar,” ungkap Sudarmaji kepada JTV, Jumat (01/03/2024).

Lanjutnya, karena saat kejadian banyak siswa, akhirnya tabung gas dibawa ke tempat aman lalu dipadamkan menggunakan apar. Tak ada korban luka baik petugas maupun siswa, karena seluruh petugas yang terlibat juga sudah memiliki sertifikat pemadam kebakaran.

“Semua aman baik petugas maupun anak-anak. Kebetulan disitu ada yang ambil video dari sisi samping kiri sehingga terlihat api itu mengglundung mengejar anak-anak,” imbuh Kalaksa BPBD Tuban.

Paska video viral tersebut beredar luas, pengunggah video tersebut juga sudah meminta maaf kepada BPBD Tuban, serta mengupload video kegiatan tersebut secara utuh. (dzi/rok)

Dapatkan update berita terkini dan breaking news setiap hari dari JTV Bojonegoro. Mari bergabung di Grup Telegram "JTV Community", caranya klik link https://t.me/JTV_rek, kemudian join.
Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.