TUBAN - Warga Desa Suciharjo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di Sungai Kening pada Senin (7/7) siang. Jasad korban ditemukan dalam kondisi tubuh membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap.
Penemuan mayat tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung. Salah seorang warga bahkan berinisiatif menarik jasad korban ke tepian sungai menggunakan ranting bambu guna mempermudah proses identifikasi.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, korban diketahui bernama Bagus Sundrdi (28), warga Desa Suciharjo yang diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Menurut Kasi Humas Polres Tuban, AKP Jemy Mintoro, korban dilaporkan hilang dari rumah sejak Jumat sore (4/7).
“Jenazah ditemukan pada Senin sekitar pukul 13.00 WIB. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga kuat korban bunuh diri dengan cara melompat ke sungai,” ujar AKP Jemy Mintoro.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dzik/lim.
Penemuan mayat tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung. Salah seorang warga bahkan berinisiatif menarik jasad korban ke tepian sungai menggunakan ranting bambu guna mempermudah proses identifikasi.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, korban diketahui bernama Bagus Sundrdi (28), warga Desa Suciharjo yang diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Menurut Kasi Humas Polres Tuban, AKP Jemy Mintoro, korban dilaporkan hilang dari rumah sejak Jumat sore (4/7).
“Jenazah ditemukan pada Senin sekitar pukul 13.00 WIB. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga kuat korban bunuh diri dengan cara melompat ke sungai,” ujar AKP Jemy Mintoro.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dzik/lim.