Iklan Beranda

Redaksi JTV
Kamis, 11 Desember 2025, 19:46 WIB
Last Updated 2025-12-11T12:46:01Z
BojonegoroHukum | PeristiwaViewerViral

Hilang Dua Hari, Remaja di Bojonegoro Ditemukan Tewas Tenggelam di Embung

Petugas saat melakukan evakuasi korban tenggelam di Waduk Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (11/12/2025). Foto: Edo/JTV.
BOJONEGORO - Seorang remaja berusia 14 tahun di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di sebuah embung dekat rumahnya. Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pada hari kedua pencarian, sekitar dua kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro Agus Purnomo mengatakan, korban bernama Muhammad Khoirul Anam, 14 Tahun, dilaporkan tenggelam saat bermain di pinggir embung bersama empat temannya. 

“Dari keterangan saksi, korban sempat menceburkan diri ke dalam embung dan berhasil naik kembali. Namun tak lama setelah itu, korban kembali meloncat ke air dan tidak pernah muncul lagi ke permukaan,” ungkapnya kepada JTV.

Mendapat laporan tersebut, Tim SAR gabungan dari BPBD Bojonegoro, TNI, Polri, relawan, dan Pemerintah Desa setempat langsung melakukan pencarian. Namun hingga Rabu (10/12/2025) pukul 18:00 WIB, penyisiran terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca gelap dan kurang mendukung. 

“Pada hari kedua, kamis pagi sekitar pukul delapan tiga puluh, tim kembali melakukan penyisiran di aliran sungai yang terhubung dengan embung. Upaya ini membuahkan hasil, dan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai sejauh dua kilometer dari lokasi awal dilaporkan hilang,” imbuh Agus Purnomo.

Setelah dievakuasi dan dipastikan oleh petugas, jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua dan masyarakat, untuk terus mengawasi kegiatan anak-anak di area rawan kecelakaan seperti embung dan sungai. (edo/rok)