![]() |
| Kapal Tanker MT Abigail W terdampar di Pantai Panduri Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Foto: Dziky Muhamad/JTV. |
TUBAN - Cuaca buruk menerjang Laut Utara Jawa Kabupaten Tuban dalam beberapa hari terakhir. Hembusan angin kencang disertai gelombang tinggi menyebabkan kapal tanker MT Abigail W terdampar di Pantai Panduri, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jumat (23/01/2026).
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Wilayah Kerja (Wilker) Jenu, Kabupaten Tuban, Boby Mulya Kusuma mengatakan, insiden bermula saat kapal tanker tersebut sedang dalam pelayaran dari pelabuhan merak menuju terminal khusus Pertamina Patra Niaga Tuban. Di tengah perjalanan, kapal dihantam angin dengan kecepatan mencapai 35 knot.
“Kondisi alam ini membuat olah gerak kapal terbatas hingga akhirnya kapal tergerus arus dan kandas sekitar 600 meter dari garis pantai,” jelasnya kepada JTV.
Lanjut Boby, kapal tanker berbahan baja dengan tonase satu ribu 738 ton ini, dinakhodai oleh Muhammad Harun Sinaga dengan 15 orang kru. Beruntung saat kejadian, kapal dalam kondisi kosong tanpa muatan.
“Seluruh awak kapal dinyatakan sehat dan selamat tanpa cedera,” tegasnya.
Hingga saat ini, pihak KSOP dan pihak terkait terus mematangkan rencana evakuasi. Meski posisi kapal cukup dekat dengan daratan, dipastikan tidak ada kerusakan material yang berarti maupun indikasi pencemaran lingkungan di sekitar lokasi kandasnya kapal.
“Kami mengimbau seluruh pelaku aktivitas pelayaran di Perairan Tuban untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra, mengingat potensi cuaca buruk dan gelombang tinggi masih mengintai dalam beberapa hari ke depan,” pungkas Boby. (dzi/rok)

