Iklan Beranda

Redaksi JTV
Minggu, 15 Februari 2026, 13:33 WIB
Last Updated 2026-02-15T06:33:03Z
TubanViewerViral

Hapus Sekat Perbedaan, Ratusan Pelajar Tuban Rayakan Keberagaman di JAMLIMA 2026


TUBAN – Ratusan pelajar dari berbagai latar belakang agama memadati kawasan Mangrove Center, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, dalam pembukaan Jambore Literasi dan Moderasi Beragama (JAMLIMA) 2026, pada Sabtu (14/2/2026) Siang.


Mengusung tema “Membaca Dunia dan Rawat Harmoni untuk Indonesia”, acara ini menjadi potret nyata upaya penguatan toleransi sejak dini di Kabupaten Tuban.


Kemeriahan pembukaan terlihat dari perpaduan seni budaya yang ditampilkan, mulai dari tari tradisional hingga atraksi barongsai, yang melambangkan semangat keberagaman di Bumi Wali.


Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jatim, Sugiyo, menyatakan bahwa JAMLIMA bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sarana strategis untuk meningkatkan kapasitas intelektual sekaligus karakter pelajar.


“Kami mengemas kegiatan ini secara menyenangkan agar pelajar dapat bekerja sama dengan baik. Masyarakat yang hidup rukun menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan daerah maupun nasional,” ucap Sugiyo.


Sebanyak 920 siswa dari jenjang MI hingga MA terlibat aktif dalam kegiatan inklusif ini. Kepala Kantor Kemenag Tuban, Umi Kulsum, menegaskan bahwa program ini dirancang terbuka untuk semua agama demi memperkuat ukhuwah basyariyah atau persaudaraan sesama manusia.


“Kami ingin anak-anak memahami bahwa perbedaan adalah kekuatan, bukan penghalang. Untuk itu, kami bersinergi dengan Dinas Pendidikan agar nilai toleransi ini tertanam kuat, baik di sekolah umum maupun madrasah,” jelas Umi kulsum.


Melalui kompetisi intelektual seperti penulisan karya ilmiah dan esai, para peserta diajak untuk berpikir kritis dalam merespons isu-isu keberagaman. Inovasi ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader penggerak perdamaian yang bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia dalam merawat persatuan. (dzi/rok)