Iklan Beranda

Redaksi JTV
Sabtu, 21 Februari 2026, 14:44 WIB
Last Updated 2026-02-21T07:44:00Z
Potensi DaerahSketsa RamadhanTubanViewerViral

Pengrajin Hampers Lebaran di Tuban Kebanjiran Pesanan, Model Tabung Jadi Buruan

Sejumlah model hampers lebaran yang dikerjakan Ely Robiatul Ulfah, warga Desa Sendanghaji, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Sabtu (21/02/2026) pagi. Foto: Dziky Muhammad/JTV.
TUBAN - Tren parcel dan hampers lebaran terus berkembang. Jika dulu hampers identik dengan kotak atau tas anyaman, kini model tabung mulai mencuri perhatian. Bahkan, salah satu pengrajin hampers lebaran di Kabupaten Tuban, kuwalahan akibat kebanjiran pesanan. 

Pengrajin tersebut adalah Ely Robiatul Ulfah, warga Desa Sendanghaji, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Saat JTV datang ke rumahnya pada Sabtu (21/02/2026) pagi, perempuan berusia 26 tahun ini sedang sibuk merangkai satu per satu pesanan hampers lebaran. 

Meski hari raya masih cukup lama, namun menurut Ely, antrian pesanan sudah datang sejak awal bulan Februari. Apalagi sejak Ia memperkenalkan hampers unik berbentuk tabung, pesanan seolah terus mengalir.

“Untuk model tabung sudah ada 15 pesanan yang masuk. Padahal itu belum saya launching,” ungkapnya.

Lanjut Ely untuk hampers versi tabung dipatok dengan harga Rp250.000. Sedangkan harga termurah Rp70.000 untuk hampers model tas. Dibantu satu orang rekannya, Ely mampu merampungkan sekitar 10 paket hampers per hari.

“Kalau lihat dari tahun sebelumnya, saya mampu memproduksi hingga 200 parcel selama bulan ramadhan. Untuk pemasaran melalui media sosial, sehingga pesanan tidak hanya datang dari wilayah Tuban, namun juga merambah ke luar daerah hingga luar pulau,” imbuhnya.

Usaha yang sudah digeluti selama tiga tahun ini berawal dari pembuatan gift box ulang tahun dan wisuda. Namun melihat peluang besar saat momen lebaran, Ely mulai mengembangkan konsep khusus hari raya. Produknya pun terus berevolusi, mulai dari model kotak, tas, hingga parcel tumpuk.

“Tapi saya terus berinovasi untuk memberikan kesan premium dan elegan, serta agar produk bisa terus laku terjual. Tak hanya menyediakan paket jadi, konsumen juga bisa menentukan isi hampers, atau membawa barang sendiri untuk dikemas,” pungkasnya. (dzi/rok)